Sepasang suami istri lanjut usia jatuh ke dalam proyek gorong-gorong di Jalan Margorejo Indah, Surabaya, Jumat (12/6/2026) malam. Korban istri, Laila Endriati (69), meninggal dunia di lokasi.
Seorang istri meninggal dunia setelah sepeda motor yang ditumpanginya bersama suami terperosok ke dalam proyek gorong-gorong di Jalan Margorejo Indah, Sidosermo, Wonocolo, Surabaya, Jumat (12/6/2026) pukul 20.08 WIB. Korban selamat, Edhy Parlyn (65), hanya mengalami syok.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Surabaya Linda Novanti mengatakan, petugas tiba di lokasi dan mendapati satu korban masih berada di dasar gorong-gorong. “Tim Gabungan menyesuaikan proses evakuasi setelah dilakukan pengecekan medis,” ujarnya, Minggu (14/6/2026).
Lubang proyek rumah pompa Margorejo itu berdiameter sekitar lima meter dengan kedalaman 2,5 meter. Di dasarnya terdapat beton box culvert dan genangan air hitam.
Satu korban, Laila Endriati, dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis RS Bhayangkara setelah dievakuasi. Suaminya, Edhy, selamat meski sempat tertindih motor. Keduanya langsung dibawa ke RS Bhayangkara.
Kronologi: Pulang dari Cek Kesehatan
Edhy menuturkan, beberapa menit sebelum tragedi, ia dan istrinya masih mengobrol dalam perjalanan pulang dari RS Islam Jemursari usai menjalani pemeriksaan medis rutin. Mereka melaju pelan di jalan lurus.
“Namanya orang tua, ya. Di tengah jalan kami cerita-cerita, pelan-pelan. Itu di tengah-tengah itu, saya enggak tahu kok gelap. Enggak pas belokan, kan terus masih lurus itu,” ungkap Edhy.
Motor tiba-tiba terperosok ke dalam lubang gelap tanpa penghalang. Edhy tertindih motor dan tak bisa bergerak. Ia berusaha mencari sang istri yang ternyata sudah tak sadarkan diri.
“Saya cari, ‘loh istri saya di mana’. Terus ada yang ngomong gitu. Lalu istri saya dibantulah,” katanya.
Evakuasi berlangsung hati-hati oleh tim gabungan. Kendaraan korban dibawa ke Polsek Wonocolo untuk penyelidikan lebih lanjut.***





