Obituari Marissa Haque: Perempuan Haus Ilmu, Pembela Palestina, Sang Peduli Produk Halal

Marissa Haque. (Foto:IST)

Ia menjelaskan bahwa produk halal juga tidak hanya untuk menjalankan syariat Islam saja. “Potensi ekonomi bisnis ekosistem halal ini juga besar, karena  selain halal juga toyib,” ujarnya. Untuk itu, dia mengaku sangat konsern dengan ekosistem halal. Baik di dunia akademis maupun aplikasi di masyarakat.

Icha, sapaan akrabnya, selalu mengingatkan agar kaum Muslimah waspada dari setiap produk yang digunakan agar tidak mengandung unsur haram. Dalam sebuah diskusi di Unair, 1 Oktober 2024, Marissa menyampaikan pelaku startup harusnya mencontoh sikap dan kelincahan (agile) dari Raymond Chin dalam praktik bisnis.

Marissa Haque juga mengutip kalimat dari Napoleon Bonaparte untuk menyemangati pelaku bisnis halal. “Biarkan Tiongkok Tidur, karena ketika dia bangun, dia akan mengguncang dunia. Nah kita harusnya juga punya sendiri ketika islam bangun maka mereka akan mengguncang dunia dengan hndustri halalnya,” ujarnya.

Sebagai sosok yang peduli dengan produk halal, Marissa pernah lantang mengkritisi Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja yang menurutnya telah memangkas peran Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang jaminan produk halal. Peran MUI tentang fatwa halal dan haram suatu produk, akan ditentukan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Sikap kritis terhadap pasal-pasal produk halal dalam UU Omnibus Law, menurutnya, merupakan jihad menyuarakan kebenaran.

Riwayat Keartisan dan Politik

Perkenalan Marissa dengan dunia hiburan dimulai ketika ia aktif menyanyi dan menari dalam sanggar “Swara Mahardika” pimpinan Guruh Soekarnoputra. Debut keaktrisannya dimulai pada 1980 lewat film ‘Kembang Semusim’ di mana ia berperan sebagai Mirna.

Selanjutnya, ia bermain di film ‘Bawalah Aku Pergi’, ‘IQ Jongkok’, ‘Hukum Karma’, ‘Tangkuban Perahu’, ‘Kamp Tawanan Wanita’, ‘Pandawa Lima’, ‘Jejak Pengantin’, ‘Kontraktor’, ‘Merindukan Kasih Sayang’, ‘Tinggal Landas buat Kekasih’, dan ‘Asmara di Balik Pintu’. Selain itu, ia juga bermain di film ‘Penginapan Bu Broto’, ‘Dia Bukan Bayiku’, ‘Cinta yang Berlabuh’, ‘Perasaan Perempuan’, Sepondok Dua Cinta, dan Yang Tercinta.