Mengenal Fenomena Seiche, Gelombang Berdiri yang Terjadi Bersamaan dengan Gempa Bumi Taiwan Magnitudo 7,5

Ilustrasi gelombang berdiri atau Seiche. Foto:Wikipedia

Dalam skala yang lebih besar, fenomena yang sama terjadi di perairan besar seperti teluk dan danau. Seiche dapat terjadi di perairan semi atau tertutup seluruhnya. Seiches biasanya terjadi ketika angin kencang dan perubahan tekanan atmosfer yang cepat mendorong air dari satu ujung perairan ke ujung lainnya.

Ketika angin berhenti, air memantul ke sisi lain dari area tertutup. Air kemudian terus terombang-ambing selama berjam-jam bahkan berhari-hari. Dengan cara serupa, gempa bumi, tsunami, atau badai hebat juga dapat menyebabkan terjadinya seiches di sepanjang landasan laut dan pelabuhan laut.

Gelombang Seiche tertinggi pernah terjadi di Danau Erie yang terletak di perbatasan Michigan, Ohio, Pennsylvania, New York, dan Ontario, Kanada. Pada tahun 1844, pernah terjadi Seiche dengan ketinggian 14 kaki atau sekitar 5 meter. Hal ini mengakibatkan 78 orang tewas, dan membendung es hingga Air Terjun Niagara berhenti mengalir untuk sementara.

Bacaan Lainnya

Baru-baru ini pada tahun 2008, angin kencang menimbulkan gelombang12 hingga 16 kaki tinggi di Danau Erie. Juga menyebabkan banjir di dekat Buffalo, New York. Danau Pontchartrain, Louisiana, juga diketahui secara rutin membentuk seiches kecil setelah berlalunya badai sore hari selama bulan-bulan musim panas.

Di beberapa Danau Besar dan perairan besar lainnya, jangka waktu antara “tinggi” dan “rendah” seiche bisa mencapai empat hingga tujuh jam. Hal ini sangat mirip dengan jangka waktu antara pasang naik dan surut di lautan, dan sering disalahartikan sebagai pasang surut.

Beda Pengertian

Seiches dan meteotsunami sering kali dikelompokkan bersama, namun keduanya merupakan peristiwa yang berbeda. Angin dan tekanan atmosfer dapat berkontribusi pada pembentukan seiches dan meteotsunami; namun, angin biasanya lebih penting dalam gerakan seiche, sementara tekanan sering kali berperan penting dalam pembentukan meteotsunami.

Terkadang seiche dan meteotsunami bahkan bisa terjadi pada waktu yang bersamaan. Seiches adalah gelombang berdiri dengan periode osilasi permukaan air yang lebih lama (biasanya melebihi periode tiga jam atau lebih), sedangkan meteotsunami adalah gelombang progresif yang terbatas pada pita frekuensi periode gelombang tsunami (dua menit hingga dua jam).

Seiches biasanya terbatas pada cekungan yang tertutup sebagian atau seluruhnya, seperti Danau Erie. Meteotsunami dapat terjadi di cekungan tersebut tetapi juga banyak terjadi di pantai terbuka. Sebuah meteotsunami dapat menempuh jarak yang jauh dan memengaruhi wilayah garis pantai yang sangat luas.

 

Pos terkait