Mahasiswa ITS Juara 2 Dunia Berkat Desain Kapal Feri Ramah Lingkungan

Tim Nawasena ITS
Visualisasi penumpang yang turun dari MV Great Idia, rancangan Tim Nawasena ITS yang berhasil meraih Juara 2 International Student Design Competition 2026. - Humas ITS

Ketua Tim Lomba Nawasena ITS, Bachtiar Shifa Bahari, menjelaskan kapal mengadopsi desain wave-piercing catamaran hull. “Desain ini mampu mengurangi hambatan hidrodinamika, meningkatkan stabilitas, serta efisiensi operasional pada perairan dangkal,” paparnya, Minggu (8/3/2026).

MV Great Idia memiliki panjang 35 meter, lebar 11,4 meter, dan draft sekitar 0,8 meter. Kapal mampu mengangkut 200 penumpang serta 16 ton muatan barang pasar dengan waktu tempuh sekitar lima jam.

Inovasi Energi dan Keterbatasan Infrastruktur

Dari sisi keberlanjutan energi, MV Great Idia menggunakan bahan bakar CNG yang sejalan dengan program energi bersih nasional Nigeria. Sistem kelistrikan kapal didukung generator berbahan bakar CNG, panel surya, serta teknologi waste heat recovery untuk meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi emisi karbon.

Bacaan Lainnya

Keterbatasan fasilitas dermaga di rute Lokoja–Onitsha turut menjadi perhatian. MV Great Idia dilengkapi forward ramp door dan onboard crane sehingga proses naik turun penumpang serta bongkar muat barang dapat dilakukan tanpa ketergantungan pada infrastruktur pelabuhan permanen.

Aspek keselamatan juga menjadi fokus utama. Kapal dirancang sesuai standar klasifikasi *inland navigation vessel* dari Bureau Veritas (NR217) serta dilengkapi sistem Nawasena Navigation Assisted (NAVENA) sebagai sistem peringatan dini pencegahan tabrakan.

Konsistensi Prestasi Internasional

Keberhasilan ini menegaskan konsistensi Tim Nawasena ITS dalam kompetisi desain kapal internasional. Dalam beberapa tahun terakhir, tim ini meraih Juara 1 WFSA (2022, 2024), Juara 3 WFSA (2023, 2025), serta Juara 3 kompetisi Society of Naval Architects and Marine Engineers (SNAME) 2025.

Melalui inovasi MV Great Idia, Tim Nawasena ITS menunjukkan kapasitas mahasiswa Indonesia dalam menghasilkan desain berbasis riset yang menjawab tantangan transportasi perairan secara kontekstual dan berkelanjutan. Prestasi ini diharapkan menginspirasi generasi muda untuk terus berinovasi membangun industri maritim yang lebih aman, efisien, dan ramah lingkungan.***

Pos terkait