“Saya ditelepon banyak pimpinan kepala negara ingin kirim bantuan,” ujar Prabowo. Namun, Presiden menegaskan bahwa pemerintah Indonesia masih mampu menangani situasi tersebut secara mandiri. “Saya bilang terima kasih atas perhatian Anda. Kami mampu. Indonesia mampu mengatasi ini,” katanya.
Di lapangan, pernyataan itu diuji oleh kenyataan: cuaca yang belum sepenuhnya pulih, infrastruktur yang rusak, dan ratusan ribu warga yang masih bergantung pada bantuan. Sumatera kini tidak hanya menghitung korban, tetapi juga mengukur daya tahannya sendiri—antara kemampuan bertahan, solidaritas, dan pelajaran yang harus segera dipetik.***





