Keracunan Makanan? Jangan Khawatir, Perbanyak Minum Air Putih dan Istirahat yang Cukup

“Tubuh secara otomatis mempunyai mekanisme untuk mengeluarkan zat yang tidak seharusnya ada di dalam tubuh. Proses pengeluaran inilah harus di-support dengan minum air yang banyak, istirahat yang cukup. Saat gejalanya sudah mulai reda, sebaiknya tidak makan makanan yang mengandung iritatif. Sebaiknya mengkonsumsi makanan sejenis roti atau crackers terlebih dahulu,” paparnya.

Untuk pasien yang tidak bisa toleransi rasa mual, maka salah satu terapi  pharmacology  adalah pemberian obat anti mual supaya memberikan rasa nyaman. Namun kembali lagi bahwa mual dan muntah adalah proses pengeluaran bakteri yang masuk ke dalam tubuh. Maka hal itu adalah umum terjadi.

Indah mengatakan, dari banyaknya kasus kematian karena keracunan makanan itu bukan disebabkan oleh bakterinya, melainkan dehidrasi yang tidak tertolong karena tidak adanya pergantian cairan pada tubuh terutama pada ketiga golongan di atas. “Maka dari itu memastikan untuk hidrasi tubuh saat mengalami keracunan makanan adalah aspek penanganan yang paling penting, ” pungkasnya.

Bacaan Lainnya

Ilustrasi minum air putih.___FOTO:CANVA

Pos terkait