Kemenkes Catat 4.000 Ibu Hamil dan 30 Ribu Bayi Meninggal Tiap Tahun, HOGSI Dorong Pendekatan Budaya dan Kesehatan Menyeluruh

kematian ibu hamil
HOGSI menyebut stunting bahkan sudah dimulai sejak janin dalam kandungan. ---Ilustrasi Dok UMSIDA

Menurutnya, tradisi Jawa seperti mitoni dan tedak siten mencerminkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kesehatan ibu dan anak.

“Filosofi Jawa melalui tradisi seperti mitoni dan tedak siten menunjukkan bahwa masyarakat sejak dahulu telah memiliki awareness untuk bersama-sama menjaga keselamatan ibu hamil,” jelasnya.

Ia mengatakan nilai budaya tersebut kini dikemas dengan pendekatan ilmiah modern untuk mendukung peningkatan kesehatan ibu dan anak.

HOGSI Gelar Pelatihan Penanganan Kesehatan Ibu dan Anak

Sebelum simposium utama digelar, PIT XVII HOGSI juga menyelenggarakan sejumlah pelatihan bagi tenaga kesehatan.

Pelatihan tersebut mencakup:

  • penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak,
  • deteksi lesi prakanker serviks,
  • Audit Maternal Perinatal Surveillance and Response (AMPSR),
  • teknik mengajar dokter,
  • hingga pengembangan pusat pendidikan obstetri dan ginekologi.

Menurut Eugenius, seluruh kegiatan dirancang agar dokter spesialis obstetri dan ginekologi tidak hanya memperoleh pengetahuan terbaru, tetapi juga mampu menerapkannya dalam pelayanan kesehatan di daerah masing-masing.

“Kami memberikan pelatihan agar para dokter spesialis obstetri dan ginekologi memiliki bekal ketika menjadi pengajar,” ujarnya.***