”Kalau guru swasta, meskipun kesejahteraannya tidak terlalu bagus, supaya dia masih tetap dipakai, dia harus meningkatkan prestasi, kedisiplinan, dedikasi, profesionalismenya,” kata Darma.
Perubahan Paradigma Belajar
Merespons tata kelola ini, Pendiri Qaryah Thayyibah Ahmad Bahruddin memandang kualitas pendidikan bukan dinilai dari rasio jumlah murid di kelas. Menurutnya, mengurangi ukuran kelas memakan biaya besar namun mendatangkan efektivitas yang minim.
Efisiensi biaya pendidikan sebaiknya dialihkan untuk pemenuhan gizi anak lewat kolaborasi berkelompok. Sistem belajar sudah semestinya beralih dari peran pemerintah ke masyarakat, serta dari pendekatan instruktif menjadi fasilitatif.
”Sudah saatnya, paradigma pendidikan musti hijrah dari paradigma lama yang berpusat pada guru ke pendekatan yang memusatkan siswa,” kata Bahruddin dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional Ansor di Sidoarjo, Sabtu, 11 Juli 2026.***





