Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali mengukir prestasi dengan menempati posisi ke-77 dunia dan peringkat ke-3 di Indonesia dalam pemeringkatan Interdisciplinary Science Rankings 2025.
Capaian yang dirilis oleh Times Higher Education (THE) ini mengonfirmasi bahwa ITS telah mengembangkan penelitian lintas disiplin yang relevan dan inovatif dengan tantangan global.
Rektor ITS Bambang Pramujati mengatakan bahwa penghargaan tersebut didapatkan karena kontribusi seluruh sivitas ITS dalam menghasilkan penelitian berkualitas tinggi, inovatif, dan relevan.
Untuk target ke depan, mantan Wakil Rektor IV ITS ini menerangkan, sejumlah langkah strategis telah disusun, meliputi penguatan dan peningkatan fasilitas, pengembangan kemitraan, serta fokus pada inovasi berbasis riset interdisiplin.
“Setiap langkah akan difokuskan untuk menciptakan ekosistem penelitian sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar lelaki yang kerap disapa BP itu, Jumat, 29 November 2024.
ITS ditargetkan mampu meningkatkan kontribusinya dalam pengembangan sains interdisiplin yang berdampak luas. Dorongan untuk terus memanfaatkan peluang kolaborasi berbasis riset juga menjadi komitmen ITS ke depannya.
“Kontribusi yang telah diberikan oleh ITS melalui berbagai pencapaian ini diharapkan dapat membuka peluang bagi dunia internasional,” pungkas dosen Departemen Teknik Mesin ini.
Manajer Senior Bidang World Class University Direktorat Kemitraan Global (DKG) ITS Rulli Pratiwi Setiawan mengungkapkan, penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi ITS untuk terus meningkatkan kualitas penelitian, baik melalui publikasi di jurnal bereputasi maupun kerja sama internasional.
“Dukungan dari berbagai pihak, termasuk industri dan lembaga global, akan menjadi kunci dalam mempertahankan bahkan meningkatkan posisi ITS di tingkat dunia,” ucap dosen Departemen Wilayah dan Kota ITS ini.
Segenap dukungan yang telah diberikan ITS, kata dia, secara nyata berhasil menjadi elemen penting dalam mendukung capaian tersebut.
Peningkatan kolaborasi lintas disiplin di ITS juga difokuskan untuk menciptakan solusi yang lebih komprehensif terhadap berbagai tantangan global. Sehingga upaya penguatan ini akan mampu mendorong kontribusi ITS yang lebih besar di tingkat internasional.***





