Rumor Muhamad Chatib Basri bakal menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan memicu kegaduhan pasar. Istana menegaskan belum ada rencana pergantian.
Nama Muhamad Chatib Basri menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah muncul isu dirinya akan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan. Spekulasi itu menguat di tengah tekanan pasar dan pelemahan nilai tukar rupiah yang sempat menembus level Rp18.000 per dolar AS.
Kabar tersebut semakin ramai setelah beredar informasi bahwa Chatib mempercepat kepulangannya dari Amerika Serikat. Sejumlah laporan menyebut mantan Menteri Keuangan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu dipersiapkan masuk ke tim ekonomi pemerintah untuk membantu menghadapi tekanan ekonomi yang meningkat.
Istana Langsung Merespons
Pemerintah segera meredam spekulasi yang berkembang. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadimenegaskan tidak ada rencana pergantian Menteri Keuangan maupun perombakan kabinet terkait posisi tersebut.
“Saya kira tadi sore juga sudah disampaikan oleh beliau juga. Tidak ada. Tidak ada rencana pergantian,” kata Prasetyo kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Menurut Prasetyo, fokus pemerintah saat ini adalah memperkuat koordinasi antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian untuk menghadapi gejolak ekonomi global.
Purbaya Bantah Rumor BI
Selain isu pencopotan, beredar pula kabar bahwa Purbaya akan dipindahkan menjadi Gubernur Bank Indonesia menggantikan Perry Warjiyo.
Purbaya membantah tegas seluruh rumor tersebut. Saat dikonfirmasi wartawan mengenai isu pengunduran diri maupun perpindahan jabatan, ia menjawab singkat.
“Enggak benar lah,” ujar Purbaya.
Pernyataan Istana dan klarifikasi langsung dari Purbaya menjadi sinyal bahwa pemerintah belum berencana mengubah komposisi pengelola kebijakan fiskal. Di tengah tekanan terhadap rupiah dan pasar keuangan, pemerintah justru menekankan pentingnya koordinasi antarlembaga dibandingkan spekulasi mengenai perombakan kabinet. ***





