IRGC peringatkan warga sipil jauhi pangkalan AS seiring serangan rudal ke Kuwait, Saudi, dan UEA. Ketegangan memuncak di hari ke-28 pasca-gugurnya Komandan Navy IRGC, Laksamana Alireza Tangsiri.
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengeluarkan peringatan kepada warga sipil di kawasan Asia Barat untuk menjauh dari lokasi yang ditempati pasukan Amerika Serikat—seiring dengan serangan rudal dan drone yang dilancarkan ke Kuwait, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab pada Jumat (27/3/2026).
Dalam pengumuman ke-48 Operasi Janji Sejati-4 yang dirilis melalui IRGC News, Iran menyatakan akan menghancurkan pasukan AS dan Israel “di mana pun mereka ditemukan”, serta memperingatkan warga sipil agar tidak menjadi “perisai manusia” bagi pasukan asing.
“Pasukan pengecut Amerika-Zionis yang tidak memiliki keberanian dan kemampuan untuk mempertahankan pangkalan militer mereka sendiri, karena takut akan api para pejuang Islam, mencoba menggunakan lokasi sipil untuk menjadikan warga tak berdosa sebagai perisai manusia,” demikian bunyi pernyataan IRGC.
“Karena kami memiliki kewajiban untuk menghancurkan pasukan teroris Amerika dan rezim Zionis yang tanpa ampun membantai warga sipil Iran dan melakukan teror terhadap tokoh-tokoh, di mana pun kami menemukannya, kami menyarankan Anda untuk segera meninggalkan lokasi tempat pasukan Amerika ditempatkan agar Anda tidak terluka,” lanjut pernyataan tersebut, sebagaimana dikutip ParsToday.
Serangan ke Kuwait, Saudi, dan UEA
Bersamaan dengan peringatan ini, Iran melancarkan serangan terhadap sejumlah target di negara-negara Teluk. Infrastruktur Pelabuhan Mubarak al-Kabeer di Kuwait terkena serangan drone dan rudal jelajah pada Jumat pagi. Kementerian Pekerjaan Umum Kuwait melaporkan kerusakan material tanpa korban jiwa.
Sebelumnya, Pelabuhan Shuwaikh juga menjadi sasaran serangan drone.
Di Arab Saudi, Kementerian Pertahanan mengumumkan setidaknya enam rudal balistik diluncurkan menuju wilayah Riyadh. Dua rudal berhasil dicegat, sementara empat lainnya jatuh di Teluk Arab dan area tidak berpenghuni. Enam drone yang menuju ibu kota Saudi juga berhasil diintersepsi.





