Bukan Sekadar Prestise
Organisasi masyarakat sipil Kontras menilai momentum ini harus dimaknai lebih dari sekadar simbol. Indonesia dinilai memiliki peluang membuktikan bahwa kepemimpinan HAM bertumpu pada konsistensi nilai, keberanian bersuara, dan kemauan politik.
Di tengah kepemimpinan Prabowo Subianto, publik menanti sikap tegas Indonesia dalam dinamika geopolitik global. Tanpa refleksi kritis dan tindakan nyata, jabatan Presiden Dewan HAM PBB berisiko menjadi simbol tanpa dampak substantif bagi demokrasi dan HAM.***





