4. Makanan Instan
Makanan instan mengandung kadar natrium tinggi. Oleh karenanya, sebaiknya kurangi konsumsi mi instan, pizza beku, hotdog, kentang goreng beku, donat, atau makanan beku lain.

5. Acar
Natrium penting buat tubuh, tetapi bisa menjadi masalah jika dikonsumsi berlebihan. Acar jadi salah satu pangan yang tinggi kadar natrium. Terlalu banyak mengonsumsi acar berpotensi merusak ginjal.
6. Berbagai Makanan dari Susu
Orang yang punya riwayat masalah ginjal sebaiknya menghindari pangan produk susu—keju misalnya. Produk susu sapi, misalnya, bisa diganti dengan susu nabati, seperti susu almond atau susu kedelai.
7. Keripik
Camilan dalam kemasan, termasuk keripik, relatif tinggi garam. Maka, perhatikanlah jumlah keripik yang dikonsumsi. Barangkali dalam satu bungkus keripik isinya tidak banyak, namun ketika dicek kandungan garamnya, biasanya sangat tinggi.
8. Aprikot
Diet yang sehat untuk ginjal disarankan untuk tidak mengikutsertakan aprikot. Buah aprikot kering biasanya tinggi kalium. Dalam secangkir aprikot kering, 190 gram, rata-rata mengandung 1.500 mg kalium.

9. Pisang dan Jeruk
Dari sekian banyak jenis buah, sebaiknya batasi konsumsi pisang dan jeruk karena keduanya tinggi kalium. Pangan tinggi kalium dinilai sebagai makanan yang merusak ginjal.
Untuk penderita penyakit ginjal, ada beberapa alternatif buah sehat yang bisa dipilih, antara lain nanas, apel, anggur, dan cranberry.
10. Alpukat
Alpukat merupakan buah yang memberikan asupan lemak sehat buat tubuh. Hanya saja, mereka yang sedang menerapkan diet untuk ginjal sehat harus membatasi asupan alpukat.
Selain lemak sehat, alpukat juga mengandung kalium sangat tinggi. Satu buah alpukat ukuran sedang bisa mengandung 690 mg kalium.





