Gus Yahya Undang 76 Ulama Tanpa Rais Aam dan Gus Ipul di Tengah Desakan Mundur

Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf usai pertemuan dengan PWNU se-Indonesia di Surabaya, Ahad (23/1/2025). - Tangkapan Layar Video Istimewa

Ia menilai PBNU perlu membenahi struktur organisasi agar tidak terus terseret tarik-menarik politik internal. Yusak mendorong penguatan ekonomi kelembagaan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar NU tidak mudah terintervensi kepentingan luar. 

“Kalau kelembagaan kuat, NU bisa mandiri, tidak rawan intervensi politik, dan bisa fokus mengurusi umat,” jelasnya.

Yusak menegaskan penyelesaian konflik tidak cukup dilakukan di permukaan. Tanpa fondasi organisasi yang kokoh, kata dia, PBNU akan terus menghadapi pertarungan politik yang berisiko menggerus kepercayaan publik.***

Bacaan Lainnya

Pos terkait