Gempa M7,7 Flores, Pakar ITS Ingatkan Ancaman Susulan hingga Dua Pekan

Gempa NTT
Pakar seismologi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Kadek Hendrawan Palgunadi ST MSc PhD. (Humas ITS)

“Seismolog-seismolog Indonesia sudah mengekspektasikan bahwa sesar tersebut bisa menghasilkan magnitudo maksimal mencapai 7,8,” urai alumnus doktoral Geosains dari King Abdullah University of Science and Technology (KAUST), Saudi Arabia ini.

Pascagempa tersebut, Kadek mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman gempa susulan atau aftershock. Gempa lanjutan ini timbul akibat aktivitas penyesuaian sesar-sesar kecil yang berada di sekitar patahan utama. Kadek menegaskan, kekuatan aftershock umumnya akan terus menurun seiring berjalannya waktu. “Jika diasumsikan gempa utamanya magnitudo 7,7 kemarin, secara statistik akan ada minimal tiga kali gempa magnitudo 6,” beber lelaki asal Bali kelahiran 1993 tersebut.

Lebih lanjut, lulusan master Geofisika dari Institute De Physique Du Globe, Prancis ini juga mengimbau kepada para relawan (tim evakuasi dan asesmen bangunan) serta masyarakat terdampak untuk tetap siaga selama dua minggu ke depan. Ia menekankan urgensi asesmen fisik guna menguji ketahanan struktur bangunan pascabencana. Warga disarankan untuk terus menetap sementara di lokasi evakuasi yang aman apabila kondisi hunian masih menunjukkan keretakan yang riskan. ***

Bacaan Lainnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan