Gempa Bumi Jepang Tewaskan 48 Orang, Bantuan Terhambat Kondisi Infrastruktur Jalan

ISHIKAWA — Korban gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 menyebabkan sedikitnya 48 orang tewas di Prefektur Ishikawa. Para korban luka akibat gempa bumi tersebar di beberapa prefektur seperti Ishikawa, Niigata, Fukui, Toyama, dan Gifu.

Sebagai informasi, prefektur adalah struktur kepemerintahan setingkat provinsi di Indonesia. Dilansir NHK berdasarkan pantauan udara yang dilakukan Selasa (2/1/2024), pejabat pemadam kebakaran Kota Wajima, Prefektur Ishikawa mengatakan,  25 bangunan, termasuk rumah-rumah telah runtuh di Kota Wajima. Sebanyak 14 dari struktur reruntuhan kemungkinan besar ada orang yang terjebak di dalamnya. Petugas pemadam kebakaran masih berusaha menyelamatkan mereka.

Sekitar 200 bangunan termasuk rumah dan toko di pusat hiburan, terbakar usai gempa Senin (1/1/2024). Petugas pemadam kebakaran berusaha melokalisir kebakaran. Pantauan NHK dari udara di atas pusat Kota Wajima dengan helikopter sekitar pukul 7 pagi, kobaran api keluar dari beberapa tempat.

Pemadam kebakaran mengatakan telah menerima informasi bahwa sebuah bangunan perusahaan pernis Wajima yang sudah lama berdiri di Kota Wajima runtuh. Di kota ini, gempa mencatat intensitas 6 atas pada skala seismik Jepang. Sebagian besar jalan menuju kota dilaporkan tidak bisa dilewati setelah gempa.

Bacaan Lainnya

Pihak berwenang di Kota Suzu menambahkan, telah menerima sekitar 53 laporan rumah-rumah milik warga yang runtuh akibat gempa. Satu bangunan yang diyakini sebagai kuil juga telah hancur total. Kuburan di daerah sekitarnya roboh berantakan.

NHK menyebut sedikitnya 60 orang dibawa ke rumah sakit. Mereka telah menerima sekitar 50 laporan tentang orang-orang yang terperangkap di gedung-gedung yang runtuh. Petugas pemadam kebakaran sedang melakukan operasi penyelamatan.

Rekaman udara NHK dari sekitar pukul 1 siang menunjukkan kata-kata “SOS” yang dibuat menggunakan kursi lipat di fasilitas yang terkait dengan Universitas Kanazawa di Kota Misaki. Setidaknya tiga rumah di lereng di daerah perumahan di Kota Kanazawa telah miring atau rusak.

Pos terkait