Dosen, Damkar, Nakes, Satpol PP Kantongi Status PPPK Penuh Waktu

Ilustrasi PNS.(SHUTTERSTOCK/WIBISONO ARI)

Kebijakan pengangkatan PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu mulai berlaku pada Januari 2027. Pemerintah juga bersiap membuka pendaftaran seleksi CPNS pada November tahun ini.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memastikan pemerintah akan mengangkat status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi penuh waktu. Kebijakan lintas profesi ini dijadwalkan mulai berlaku pada Januari 2027.

Keputusan ini disepakati setelah pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) merampungkan pembahasan lintas sektor. “Pemerintah mengambil keputusan untuk melakukan pengangkatan saudara-saudara kita yang pegawai dengan status PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu,” ujar Prasetyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 6 November 2026.

Perluasan Profesi PPPK

Sebelumnya, kebijakan pengangkatan serupa hanya mencakup tenaga PPPK paruh waktu di bidang pendidikan atau guru. Setelah rentetan evaluasi, pemerintah akhirnya memperluas jangkauan kebijakan ini ke berbagai profesi pelayanan publik lainnya.

Bacaan Lainnya

Golongan yang kini berhak mendapat status penuh waktu antara lain dosen, petugas pemadam kebakaran, hingga anggota Satpol PP. Skema ini menjadi solusi transisi yang terstruktur dan legal bagi tenaga non-ASN.

“Ya, itu termasuk dosen, kemudian ada saudara-saudara kita yang sekarang bertugas sebagai damkar, Satpol PP, tenaga kesehatan atau medis, serta tenaga teknis pelaksana lain,” kata Prasetyo menambahkan.

Peluang Ikut CPNS 2027

Selain peningkatan status, pemerintah memastikan para PPPK penuh waktu yang baru diangkat tidak kehilangan hak kepegawaian. Mereka tetap diberi kesempatan bersaing pada rekrutmen CPNS tahun 2027.

Ihwal batasan usia yang kerap menjadi kendala dalam rekrutmen, Prasetyo menyebut pemerintah tengah menyiapkan aturan kelonggaran. Beberapa bidang pekerjaan dengan kebutuhan spesifik akan mendapat perlakuan khusus.

“Perlakuan khusus ini maksudnya kalau ingin mengikuti proses seleksi menjadi PNS, di sana kan banyak syarat, salah satunya usia. Kita perlu pikirkan ada beberapa bidang yang membutuhkan perlakuan khusus,” ucapnya menjelaskan.

Rekrutmen CPNS November 2026

Pada kesempatan yang sama, pemerintah mengumumkan pembukaan rekrutmen reguler CPNS pada akhir tahun ini. Proses pengumuman dan pendaftaran ditargetkan mulai berjalan pada November 2026.

Rekrutmen tersebut bertujuan menyegarkan komposisi aparatur sipil negara guna menggantikan pegawai yang memasuki usia pensiun. Selain itu, pemerintah membutuhkan pengawakan tambahan untuk menjalankan berbagai program prioritas nasional.

Dalam pelaksanaan seleksi ini, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Rini Widyantini ditunjuk sebagai ketua panitia. Prasetyo mengimbau kelompok masyarakat yang memenuhi persyaratan administratif agar segera bergegas.

“Dan juga mempersiapkan diri untuk mengikuti seluruh rangkaian tes yang akan dilaksanakan oleh pemerintah dalam rangka pengangkatan CPNS,” ujar Prasetyo.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan