Pasti Anda sering mendengar bahwa MSG berbahaya bagi anak-anak karena bisa merusak sel otak dan mengakibatkan kebodohan.
Faktanya, MSG tidak membuat seorang anak bodoh. Berdasarkan Food and Drug Administration (FDA), MSG termasuk dalam kategori “generally recognized as safe” (GRAS) dalam kata lain aman untuk dikonsumsi. Saat ini juga belum ada bukti medis bahwa MSG menyebabkan anak bodoh.
MSG aman untuk dikonsumsi jika jumlahnya tak berlebihan. Efek samping yang bisa muncul apabila mengonsumsi MSG dalam jumlah yang berlebihan adalah mual, muntah, hingga sakit kepala.
11. Memberikan Kopi ke Anak untuk Cegah Terjadinya Kejang
Beberapa orang tua yakin, memberikan kopi ke anak bisa mencegah terjadinya kejang. Faktanya, kopi tidak ada hubungannya dengan pencegahan kejang.
Kejang yang dialami anak bisa disebabkan oleh kejang demam, epilepsi, infeksi di otak, maupun karena cedera di kepala.
Anak tidak perlu kopi untuk mencegah terjadinya kejang. Justru kopi menjadi minuman yang tidak diperlukan karena mengandung kafein yang bisa mengganggu penyerapan nutrisi dalam tubuh, salah satunya adalah zat besi.
12. Oleskan Pasta Gigi Saat Mengalami Luka Bakar
Saat mengalami luka bakar, misalnya terkena wajan panas, apa yang Anda lakukan?
Tak sedikit orang yang mengoleskan pasta gigi sebagai pertolongan pertama untuk luka bakar.
Sayangnya, tindakan tersebut salah. Mengoleskan pasta gigi ke luka bakar justru membuat iritasi atau membuat luka semakin parah.
Pertolongan pertama untuk luka bakar adalah mendinginkan bagian yang terluka dengan mengalirkan air bersih kurang lebih selama 15-20 menit.
Jika luka bakar Anda membentuk lepuhan, sebaiknya hindari untuk memecahkannya karena meningkatkan risiko masuknya infeksi. Cukup tutup dengan kain kasa lembap atau dressing luka antimikroba.
13. Makan Telur Bikin Bisulan
Kalimat seperti, “Awas, jangan makan telur banyak-banyak, nanti bisulan!” merupakan mitos tentang kesehatan yang tak perlu dipercaya.
Pada dasarnya telur merupakan makanan bergizi yang mengandung protein, omega-3, vitamin, hingga antioksidan.





