British Nutrition Foundation merekomendasikan agar saat buka puasa, pertama-tama kita perlu mengembalikan cairan tubuh dengan perbanyak minum air. Selanjutnya makan makanan yang mengandung gula. Namun, gula yang dimaksud ialah gula alami yang terdapat dalam buah dan sayur.
Untuk makanan atau minuman yang mengandung gula tambahan, itu perlu dikurangi atau dihindari. Artinya, kita perlu mengurangi konsumsi takjil manis, seperti es buah, kolak, sirup, dan berbagai makanan atau minuman manis lainnya. Sebab, konsumsi makanan atau minuman manis secara berlebihan dalam satu waktu dapat meningkatkan risiko “sugar crash”, kondisi di mana timbul efek pusing, lesu, lemas, dan sakit kepala.
Asupan gula berlebih juga bisa menyebabkan lonjakan gula darah yang bisa meningkatkan risiko penyakit diabetes.
Kita memang perlu membatasi konsumsi makanan atau minuman yang mengandung gula tambahan, tapi bukan berarti tidak boleh mengonsumsi makanan manis. Kita tetap perlu asupan gula, hanya saja dari sumber gula alami seperti berikut:
Kurma
Kurma merupakan buah yang dianjurkan untuk dikonsumsi saat berbuka puasa. Selain merupakan sunnah Nabi Muhammad, mengonsumsi kurma juga bisa membantu mengembalikan energi Anda setelah berpuasa. Ini berkat kandungan gula alami di dalamnya.

Anda tidak perlu khawatir akan kandungan gula di dalam kurma. Sebab, kurma memiliki indeks glikemik yang rendah, sehingga tidak menimbulkan lonjakan gula darah. Anda bisa mengonsumsi 3, 5, atau 7 buah kurma sebagai takjil.
Buah-buahan
Buah-buahan segar pada umumnya merupakan sumber gula alami, yang bisa Anda jadikan pilihan saat berbuka puasa. Di samping mengandung gula alami, buah juga kaya akan kandungan air dan mineral yang bisa membantu mengembalikan cairan tubuhmu selepas berpuasa seharian.
Anda bisa mengonsumsinya dalam bentuk utuh atau bisa juga diolah menjadi jus maupun smoothies, dengan catatan tidak diberikan tambahan gula
Madu





