Tut Wuri Handayani
Sedangkan prinsip tut wuri handayani, yang ditulis dalam logo Pendidikan Nasional, memiliki makna “yang di belakang harus memberikan dorongan”.
Berdasarkan kodratnya, anak-anak memiliki kemampuan atau bakat yang berbeda-beda. Hal inilah yang harus dipahami setiap pendidik, guru dan orang tua agar bisa memfasilitasi, mendorong dan mengarahkan potensi si anak untuk mencapai cita-citanya.
Khususnya di era teknologi seperti saat ini, harusnya dimanfaatkan untuk mendukung perkembangan anak. Kita pun tidak dapat menutup diri dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi ini.
Ki Hadjar Dewantara menyebutkan teknologi itu tidak bisa ditolak karena kebudayaan itu hidup dan berkembang menurut seleksi alam. Artinya, jika kebudayaan itu memang dibutuhkan maka ia akan tetap hidup.
Ringkasnya, semboyan ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani berarti, seorang pendidik harus memberi teladan di depan peserta didik, mendorong anak didik untuk membangun ide dan gagasan, dan harus bisa memberikan motivasi dan dukungan kepada murid-muridnya.





