“Masyarakat di wilayah rawan banjir dan longsor dihimbau untuk selalu waspada dan segera mengevakuasi diri jika kondisi air meningkat,” katanya, Kamis (27/11/2025).
Koordinasi Data dan Penanganan Berbasis Risiko
Pemerintah pusat juga menekankan pentingnya tata kelola data bencana dalam mempercepat respons. Sekretaris Utama BNPB, Rustian, melalui pernyataan yang dibacakan Deputi Logistik dan Peralatan Andi Eviana pada 25 November, menegaskan bahwa Sumatera Barat kini mengimplementasikan sistem satu data kebencanaan.
“Seluruh data kebencanaan mulai dari kejadian, dampak, risiko hingga penanganan harus dikelola secara terpadu dan transparan,” ujarnya (25/11/2025).
BMKG memperkirakan hujan intensitas tinggi masih akan terjadi di wilayah Sumatera. BNPB, Basarnas, dan TNI terus melakukan evakuasi serta membuka akses menuju desa yang terisolasi material longsor.***





