Banjir Bandang Sumbar: 27 Orang Meninggal Dunia

Pantauan drone milik BPBD Tanah Datar pada kejadian banjir bandang di Simpang Manunggal, Kecamatan Lima Kaum, Kab Tanah Datar, Ahaad (12/5/2024). Sungai ini berhulu di Gunung Marapi dengan nama sungai Malana atau Lona. (Foto BPBD Tanah Datar)

Sementara itu, korban akibat banjir dan tanah longsor di Kabupaten Agam mencapai 19 orang, dengan 2 orang hilang dan 19 lainnya mengalami luka-luka. Wilayah terdampak juga bertambah menjadi enam kecamatan, termasuk Sungai Pua, Canduang, Koto Bukik Batabuah, IV Koto, Ampek Angkek, Malalak, dan Palembayan.

Petugas dari BPBD Kabupaten Agam telah berhasil mengevakuasi 159 jiwa ke pengungsian yang tersebar di dua lokasi. Kerugian materil juga tercatat signifikan, dengan 193 unit rumah terdampak, di antaranya 15 rusak ringan dan 23 rusak berat, serta 72 hektare lahan terdampak.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah menyampaikan bela sungkawa dan dukanya yang mendalam kepada keluarga korban. Koordinasi antarinstansi telah dilakukan untuk penanganan pasca-bencana dengan segera.

Bacaan Lainnya

Semua OPD terkait di Pemprov Sumbar turun tangan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah terdampak. Mahyeldi juga mengucapkan terima kasih kepada TNI, Polri, Tim SAR, dan semua pihak yang turut membantu penanggulangan bencana ini.

Masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai diimbau untuk tetap waspada, mengingat potensi bahaya banjir masih cukup tinggi akibat kondisi cuaca yang belum bersahabat.

Pos terkait