“Jika sampai ojol tidak dapat menerima atau mengisi BBM bersubsidi, maka pastinya akan terjadi gelombang aksi unjuk rasa besar-besaran di seluruh Indonesia untuk memprotes keputusan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ini,” kata Igun, Kamis, 28 November 2024.
Igun mengklaim bakal mengonsolidasi hingga 4 juta buruh yang tergabung dalam asosiasi ojol untuk melakukan aksi unjuk rasa sekaligus mogok massal. Bila mogok massal ojol dilakukan, Igun mengaku yakin bakal mengganggu pola distribusi barang secara nasional.***




