Pihak OPM menuding TNI menggunakan ranjau darat saat operasi. Mereka menyebut, ranjau tersebut meledak dan menewaskan tiga milisi serta melukai dua lainnya.
Penulis: Edi Pur
Menatap Masa Depan, Menghidupkan Tut Wuri Handayani
Kita tidak sekadar mendidik anak agar lulus ujian. Kita menyiapkan mereka menghadapi dunia kompleks: krisis iklim, kerawanan pangan, dan godaan korupsi nyata.
Cegah Tabrakan Kapal, BRIN Kembangkan Teknologi Crashworthiness
Lalu lintas laut di Indonesia makin padat. Setiap hari, ribuan kapal lalu-lalang di perairan Tanah — baca selengkapnya
Gangguan Psikis Mendominasi, Kesehatan Jiwa Jemaah Haji Perlu Perhatian Khusus
Banyak dari mereka mengalami gangguan tidur, cemas berlebih, hingga keluhan fisik yang tidak jelas penyebab medisnya (psikosomatis).
Ledakan Amunisi TNI Garut Tewaskan 13 Orang, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Fakta Dibuka
Koalisi menilai, area pemusnahan amunisi semestinya steril dari warga sipil, baik sebelum, saat, maupun setelah proses peledakan dilakukan. Fakta adanya korban sipil menunjukkan adanya kelalaian serius yang harus diusut tuntas.
Reformasi 1998: Tentang Mei yang Mengubah Sejarah
Mei kembali datang, membawa ingatan kelam yang belum sembuh. Sudah 27 tahun berlalu sejak Tragedi Mei 1998 mengguncang negeri. Tapi hingga 13 Mei 2025, pertanyaan tentang siapa yang bertanggung jawab masih menggantung. Luka itu seperti belum juga dijahit, dan hilang dari ingatan.
Teror Ninja 1998 dan Pembantaian Dukun Santet: Kisah Kelam dari Bumi Blambangan
Pembantaian Dukun Santet bukan sekadar tontonan horor—ia adalah peringatan, agar luka sosial yang lahir dari ketakutan dan kekerasan tak kembali mengoyak masa depan
Gara-Gara Xenophobia Suporter, FIFA Denda PSSI dan Batasi Penonton Lawan Tiongkok
FIFA sangat serius terhadap isu-isu seperti ini. Mereka menjunjung tinggi nilai kesetaraan, kemanusiaan, dan saling menghargai
Awal Mei 2025: Serapan Bulog Capai 2 Juta Ton, Stok Beras RI Kini 3,6 Juta Ton
Penyerapan ini penting tidak hanya untuk ketahanan pangan nasional, tetapi juga sebagai bentuk komitmen negara terhadap kesejahteraan petani
Arema Tak Pernah Belajar dari Tragedi Kanjuruhan, Kaca Bus Persik Kediri Hancur Dilempar Batu
Kami minta maaf sebesar-besarnya untuk tim Persik Kediri atas kejadian hari ini setelah pertandingan saat perjalanan menuju Hotel di daerah Kepanjen, Kabupaten Malang. Kita jaga harmoni kekeluargaan ini dari dalam hingga luar lapangan
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.









