Anak Pemilik Rental Mobil Korban Penembakan di Rest Area Bantah Pernyataan Polsek Cinangka

Rizky Agam, saksi penembakan sekaligus anak korban. (Istimewa)
Rizky Agam (24), anak bos rental Ilyas Abdurrahman (59) yang menjadi korban penembakan di Rest Area KM 45 Tol Tangerang-Merak B, Jayanti, Kabupaten Tangerang, membantah pernyataan Kapolsek Cinangka yang menyebut pihaknya tidak membawa dokumen mobil Honda Brio yang tengah dikejar.

Dengan alasan itulah, menurut Kapolsek Cinangka AKP Asep Iwan Kurniawan, polisi tidak melakukan pendampingan dalam pengejaran itu.

Sedangkan menurut Agam, pihaknya telah menunjukkan semua dokumen resmi dari kepemilikan mobil merek Honda Brio yang dikejar. Kendati demikian, kata dia, polisi jaga saat itu tetap menyangka korban merupakan leasing yang ingin menarik kendaraan.

“Dari polsek enggan atau keberatan mendampingi kita, karena kita katanya dari leasing dan enggak punya LP (laporan polisi). Padahal kita pemilik rental langsung, dan membawa bukti BPKB, STNK, dan kunci serep kita bawa,” kata Rizky, Sabtu 4 Januari 2025.

Bacaan Lainnya

Bahkan, kata Rizky, ayahnya menawarkan imbalan agar petugas mau memberikan pendampingan itu.

“Ayah saya tawarkan ke pihak polsek memberikan uang kerja dia untuk kita. Imbalan. Lalu petugas telepon Kapolsek. Ternyata, dari Kapolsek enggan beri pendampingan ke kita. Jadi, dari petugasnya nyuruh kita untuk mengambil sendiri mobil tersebut dan dibawa ke Polsek Cinangka. Sedangkan kita tahu di mobil itu yang memiliki senjata api. Akhirnya, setelah itu mobil kita tahu sudah jalan lagi ke arah Cilegon. Akhirnya kita kejar lagi,” kata Rizky.

Sebelumnya, Kapolsek Cinangka AKP Asep Iwan Kurniawan membantah pihaknya menolak permintaan untuk mendampingi korban mengambil mobil tersebut.

“Tidak pernah ada penolakan. Yang ada itu menanyakan dokumen kepemilikan mobil. Ya, kan, karena mereka bilang itu dari leasing,” kata AKP Asep Iwan, Kamis  2 Januari 2025.

Iwan juga mengatakan jika tim rental yang melakukan pengejaran itu tidak memberitahu polisi jika di mobol yang mereka kejar ada yang membawa senjata api.***

Pos terkait