JAKARTA – Pertandingan sengit antara Belanda vs Inggris diprediksi akan menjadi panggung adu strategi yang menarik bagi kedua pelatih. Dalam persaingan mendapatkan tiket menuju final Piala Eropa 2024 di Berlin, kedua tim diharapkan akan menampilkan pertempuran taktis yang memikat.
Menurut laporan dari UEFA, reporter dari EURO2024.com, Derek Brookman dan Joe Terry, memberikan analisis yang mendalam tentang faktor kunci yang mungkin akan menentukan kemenangan di Dortmund.
Bukayo Saka dari Inggris telah terbukti sebagai ancaman utama di lini serang, dengan kecepatannya yang sulit diantisipasi oleh pemain bertahan lawan. Pemain yang bermain untuk Arsenal ini dikenal dengan kemampuannya untuk mengatur tempo permainan dengan baik, sering kali menggoda lawan untuk mengejar sebelum melesat menuju garis pertahanan untuk melakukan assist atau menciptakan peluang tembakan yang berbahaya.
Pada laga nanti, Saka kemungkinan akan dihadang oleh Nathan Aké. Keduanya tidak asing satu sama lain, pernah bertemu dalam beberapa pertandingan antara Arsenal dan Manchester City. Di sisi lain, kombinasi Aké dan Cody Gakpo telah menjadi ciri khas pertahanan Belanda, yang sepertinya tidak akan diubah oleh Ronald Koeman.
Namun, ada pilihan lain yang mungkin dipertimbangkan, seperti Micky van de Ven dari Tottenham, yang juga memiliki pengalaman menghadapi Saka di Liga Primer. Kecepatan van de Ven bisa menjadi senjata utama, ditambah dengan kemampuannya dalam melakukan intersep yang efektif saat bertanding melawan Turki.
Denzel Dumfries adalah sosok kunci di sisi kanan Belanda, sering kali menjadi faktor penentu dalam serangan mereka. Dalam kemenangan mereka melawan Rumania, permainan Oranje sangat bergantung pada kontribusi Dumfries. Di sisi lain lapangan, Steven Bergwijn juga memberikan dinamika dengan sering masuk ke dalam, yang membuka ruang bagi Dumfries untuk menciptakan peluang tembakan yang mematikan.
Namun, kehadiran bek bertahan Kieran Trippier di sisi kiri Inggris bisa menjadi penghalang serius bagi serangan Belanda. Meskipun Luke Shaw telah kembali, kurangnya pengalaman pertandingan bisa menjadi ujian tersendiri mengingat gaya permainan aktif Dumfries.





