Gunung Bromo Tak Lagi Semburkan Abu Vulkanik, Status Waspada

Gunung Bromo Erupsi
Gunung Bromo erupsi mengeluarkan abu setinggi 500 meter. (Pos PGA Bromo PVMBG)

Gunung Bromo di Probolinggo berhenti mengeluarkan abu vulkanik pada Jumat (6/11/2026) setelah erupsi sehari sebelumnya. Status masih Level II Waspada, petugas pantau aktivitas.

Gunung Bromo di Kabupaten Probolinggo tidak lagi mengeluarkan abu vulkanik pada Jumat (6/11/2026). Erupsi terjadi pada Kamis sore, namun sejak Jumat dini hari asap dan abu baru tidak muncul.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api PVMBG di Dusun Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, memantau kawah. Sejak Jumat pagi, asap keluar bertekanan lemah dengan warna putih hingga kelabu.

Intensitas asap bervariasi tipis hingga tebal, ketinggian 50 hingga 500 meter di atas puncak kawah. Status gunung masih Level II atau Waspada.

Bacaan Lainnya

Erupsi Dipicu Longsoran Material

Petugas Pengamat Pos PVMBG Gunung Bromo Hadi Purwoko menjelaskan erupsi Kamis sore diduga dipicu longsoran material di dinding kawah. Material jatuh ke dalam kawah memicu letupan karena ada bara api.

“Di dalam kawah Gunung Bromo terdapat api diam atau bara api. Ketika ada material jatuh, terjadi letupan dan erupsi seperti kemarin. Pagi ini sudah tidak terlihat abu vulkanik,” kata Hadi, Jumat (6/11/2026).

Abu vulkanik berlangsung hingga Jumat dini hari. Asap pekat dan abu baru tidak muncul sekitar pukul 02.30 WIB.

Berdasarkan data PVMBG, erupsi Kamis pukul 17.11 WIB terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 23 milimeter dan durasi 46 detik. Kolom abu mencapai 500 meter di atas puncak, bergerak condong ke barat.

Imbauan Jauhi Kawah Satu Kilometer

Meski erupsi mereda, petugas mengimbau wisatawan dan pelaku jasa wisata tidak mendekati kawah dalam radius satu kilometer. Hadi menegaskan erupsi Gunung Semeru tidak berkaitan dengan Bromo.

“Erupsi Gunung Semeru tidak ada kaitannya dengan Gunung Bromo karena memiliki dapur magma sendiri. Saat ini kondisi Bromo masih Level II Waspada,” imbuhnya.

Aktivitas vulkanik Gunung Bromo terus dipantau petugas. Masyarakat diminta tetap tenang dan mengikuti arahan pihak berwenang.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan