Anggota VI BPK Fathan Subchi Meninggal Dunia Saat Bertugas di Moskow, Cak Imin Sampaikan Duka

Foto semasa hidup, Fathan Subchi, Anggota VI Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia periode 2024–2029. --BPK RI

Anggota VI Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI periode 2024–2029, Fathan Subchi, meninggal dunia saat menjalankan tugas pemeriksaan di Moskow, Rusia, Ahad (25/10/2026). Almarhum wafat pada usia 56 tahun.

BPK menyampaikan kabar duka tersebut melalui keterangan resmi Biro Humas dan Kerja Sama Internasional. Fathan menjabat sebagai Anggota VI BPK sejak Oktober 2024.

“Pimpinan dan segenap keluarga besar BPK menyampaikan penghormatan atas pengabdian Almarhum,” demikian pernyataan BPK, Ahad (25/10).

Lembaga tersebut juga menyampaikan doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah Swt. serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan.

Bacaan Lainnya

Kabar wafatnya Fathan turut mengundang ungkapan belasungkawa dari sejumlah tokoh, termasuk Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, A. Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin.

Cak Imin Kenang Pengabdian Fathan Subchi

Melalui akun resminya, Cak Imin menyampaikan belasungkawa atas kepergian Fathan. Ia mengenang almarhum sebagai sahabat sekaligus sosok yang telah memberikan kontribusi melalui perjuangan dan pengabdiannya.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Selamat jalan sahabatku Fathan Subchi. Terima kasih atas perjuangan dan pengabdian yang telah ditorehkan,” tulis Cak Imin.

Ia juga mendoakan agar segala kebaikan almarhum menjadi amal jariyah yang terus mengalir.

“Semoga setiap langkah baik menjadi amal jariyah yang terus mengalir. Insyaallah husnul khatimah dan ditempatkan yang terbaik di sisi-Nya. Amin,” lanjutnya.

Ucapan tersebut menambah rangkaian belasungkawa atas wafatnya Fathan yang meninggal ketika menjalankan tugas negara di luar negeri.

Perjalanan Karier Fathan Subchi

Sebelum menjabat sebagai anggota BPK, Fathan memiliki pengalaman panjang di bidang politik, organisasi, pendidikan, dan ekonomi.

Ia pernah menjadi anggota DPR RI selama dua periode, yakni 2014–2019 dan 2019–2024. Setelah menyelesaikan tugasnya di parlemen, Fathan menjabat sebagai Anggota VI BPK sejak Oktober 2024.

Dalam bidang pendidikan, Fathan menyelesaikan pendidikan sarjana di Institut Agama Islam Al-Aqidah, Jakarta, pada 2001. Ia kemudian meraih gelar magister di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Jakarta, pada 2022.

Fathan juga tercatat sebagai dosen di universitas tersebut sejak 2022. Selain itu, ia pernah menjadi Staf Khusus Menteri Tenaga Kerja pada 2013–2014, Direktur Induk Koperasi Syirkah Muawanah NU pada 2005–2012, serta Komisaris PT Aman Sinar Lestari pada 2005–2010.

Di bidang organisasi, Fathan pernah menjabat Ketua Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) pada 1994–1997. Ia juga aktif dalam organisasi alumni PMII, Lembaga Perekonomian NU, dan sejumlah organisasi lainnya.

Riwayat tersebut memperlihatkan perjalanan karier Fathan yang mencakup aktivitas kemahasiswaan, organisasi, politik, pendidikan, hingga pengawasan keuangan negara.

Pengabdian di Badan Pemeriksa Keuangan

Sebagai Anggota VI BPK, Fathan menjadi bagian dari lembaga negara yang bertugas memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara.

Ia mulai mengemban jabatan tersebut pada Oktober 2024 untuk periode 2024–2029. Masa pengabdiannya di BPK berakhir setelah ia meninggal dunia ketika menjalankan tugas pemeriksaan di Moskow.

BPK menyampaikan penghormatan atas pengabdian almarhum sekaligus mendoakan keluarga yang ditinggalkan agar diberi ketabahan menghadapi kehilangan tersebut.

Informasi lebih lanjut mengenai pemulangan jenazah dan prosesi pemakaman akan disampaikan melalui Biro Humas dan Kerja Sama Internasional BPK.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan