UK Petra Buka Batik Corner di Perpustakaan

Batik Corner
Mahasiswi DKV UK Petra memegang detail kain batik Jawa Timur yang dipamerkan di Ruang Pamer Perpustakaan UK Petra. - Humas UK Petra

Mahasiswa Desain Interior merancang ruang bertema batik Madura pesisir di lantai 8 Perpustakaan Universitas Kristen Petra. Sudut itu dilengkapi 116 buku fisik dan 49 koleksi motif digital.

Perpustakaan Universitas Kristen Petra meresmikan Batik Corner di lantai 8 pada Sabtu, 12 September 2026. Ruang itu mengusung konsep budaya Madura pesisir dan menjadi bagian dari koleksi khusus perpustakaan.

Kepala Perpustakaan UK Petra Dian Wulandari mengatakan sudut batik dilengkapi secara bertahap sejak sebelum pandemi. “Koleksi ini tidak hanya berbentuk buku fisik, tetapi juga digital collection yang merekam karya seni mahasiswa. Batik Corner hadir sebagai ruang edukasi sekaligus pusat rujukan bagi peneliti dan masyarakat yang ingin mengenal batik lebih dalam,” ujarnya.

Desain ruang lahir dari mata kuliah Service Learning – Interior Design and Styling for Cultural Space. Mahasiswa Program Studi Desain Interior merancang, menata, dan melukis mural berukuran 3,2 x 1,25 meter pada dua bidang selama satu bulan.

Bacaan Lainnya

Motif Pesisir dan Koleksi Batik

Desain mengangkat karakter Batik Madura dengan inspirasi motif flora pesisir. Motif bunga dan daun menggambarkan kedekatan dengan alam. Warna biru dilambangkan sebagai laut pesisir Madura, sedangkan kuning sebagai kemakmuran.

Perpustakaan saat ini memiliki 116 buku fisik tentang batik dan 49 koleksi motif batik digital. Ruang edukasi terwujud melalui kolaborasi UK Petra dengan Komunitas Batik Jawa Timur atau KIBAS serta Himpunan Wastraprema.

Rangkaian peresmian disertai demonstrasi membuat pola batik di area Batik Corner dan Pameran Batik Jawa Timur di lantai 6 perpustakaan.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan