Kylian Mbappe Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026, Pecahkan Rekor Gol Sepanjang Masa

Penyerang Prancis Kylian Mbappe berhasil meraih sepatu emas Piala Dunia 2026. ---IG equipedefrance

Kylian Mbappe kembali membuktikan dirinya sebagai mesin gol di panggung Piala Dunia. Penyerang Prancis itu resmi merebut Sepatu Emas Adidas Piala Dunia 2026 setelah finis sebagai top skor dengan koleksi 10 gol.


Dua gol terakhir Mbappe lahir saat Prancis kalah 4-6 dari Inggris dalam laga perebutan tempat ketiga di Miami, Sabtu (19/7). Tambahan dua gol tersebut memastikan tak ada pemain yang mampu menyalipnya di daftar pencetak gol terbanyak.

Mbappe sekaligus mempertahankan gelar Sepatu Emas yang juga diraihnya pada Piala Dunia Qatar 2022.

Pemain Real Madrid itu juga mengukir sejarah baru. Total golnya menjadikannya pencetak gol terbanyak sepanjang masa di ajang Piala Dunia FIFA.

Bacaan Lainnya

Perjalanan Mbappe menuju Sepatu Emas berlangsung impresif. Ia memborong dua gol saat menghadapi Senegal dan Irak di fase grup. Setelah itu, ia kembali mencetak gol ketika Prancis menyingkirkan Swedia pada babak 32 besar.

Produktivitasnya berlanjut lewat gol penalti penentu kemenangan atas Paraguay. Di perempat final, Mbappe membuka kemenangan 2-0 atas Maroko. Ia memang gagal mencetak gol saat Prancis dihentikan Spanyol 0-2 di semifinal. Namun, dua gol ke gawang Inggris pada perebutan tempat ketiga menutup turnamen dengan catatan sempurna.

Selain Sepatu Emas, Mbappe juga membawa pulang Bola Perunggu adidas sebagai salah satu pemain terbaik Piala Dunia 2026.

Meski meraih penghargaan individu bergengsi, Mbappe mengaku belum puas. Baginya, tampil di final jauh lebih berarti dibanding menjadi top skor.***

“Ketika Anda mencetak banyak gol di Piala Dunia, tentu itu membawa Anda ke level yang berbeda. Tetapi saya lebih memilih tidak menjadi pencetak gol terbanyak dan bisa bermain di final. Penghargaan ini bagus untuk warisan saya setelah pensiun, tetapi saat ini bukan itu yang saya pikirkan,” ujar Mbappe seperti dilansir laman FIFA, Senin (20/7/2026) .

Pelatih Prancis Didier Deschamps juga memberikan penghormatan kepada sang kapten yang menjalani Piala Dunia ketiganya bersama Les Bleus.

“Dia pemain yang luar biasa dan kapten yang hebat. Sejak berusia 18 tahun dia berkembang menjadi salah satu pemain paling penting bagi tim ini. Saya sama sekali tidak menyesal menunjuknya sebagai kapten karena dia telah memberi contoh, baik di dalam maupun di luar lapangan,” kata Deschamps.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan