Sinergi Kejati Jatim dan Pemkot Surabaya, 75 Anak Resmi Dapatkan Legalitas Perwalian

Perwalian Anak di Surabaya
Penyerahan dokumen program perwalian anak. - Diskominfo Surabaya

Melalui validasi ketat, 75 anak asli Surabaya kini punya wali hukum sah yang jamin hak pendidikan, kesehatan, dan masa depan mereka. 


Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan dukungan penuh terhadap program perwalian anak yang diinisiasi oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur. Program kemanusiaan ini berjalan berkat kolaborasi bersama Pengadilan Tinggi Negeri (PTN) Surabaya dan Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, jajaran Kejaksaan, serta instansi pengadilan yang terlibat. Menurutnya, kolaborasi ini merupakan langkah luar biasa demi masa depan anak-anak di Surabaya.

“Kami mewakili seluruh warga Kota Surabaya menghaturkan terima kasih. Melalui perwalian ini, hak-hak anak dapat dijaga dengan baik mulai dari hak pendidikan, kesehatan, hingga hak dasar lainnya. Tanpa adanya kolaborasi antara Kejati Jatim, PTN Surabaya, dan PTA Surabaya, kami di pemerintah kota akan kesulitan untuk bergerak sendiri,” ujar Eri, dikutip Jumat (17/7/2026).

Bacaan Lainnya

Eri menjelaskan bahwa proses pengajuan perwalian ini melalui tahapan validasi data yang telah dilakukan oleh Dinas Sosial (Dinsos). Fokus utama program ini adalah anak-anak yang memang lahir dan tinggal di Kota Surabaya.

Dari total anak yang diajukan, terdapat 75 anak yang lolos validasi dengan rincian sebanyak 39 anak diajukan melalui Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya dan 36 anak diajukan melalui Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak.

“Kami melakukan validasi data dengan ketat. Kami memprioritaskan anak-anak yang memang asli lahir dan tinggal di Surabaya. Jika ada yayasan yang mengambil anak dari luar daerah untuk diperwaliankan di Surabaya, sementara ini tidak kami proses. Kami fokus menjaga anak-anak yang asli Surabaya dulu,” tegasnya.

Kepada para orang tua asuh yang kini sah menjadi wali, Eri menitipkan masa depan anak-anak tersebut agar disayangi layaknya anak kandung sendiri.

“Saya titip putra-putri ini kepada jenengan (Anda semua). Sayangi dan kasihi mereka seperti menyayangi anak kandung sendiri. Tolong bawa mereka ke jalan yang baik melalui pendidikan dan kasih sayang. InsyaAllah, menyantuni anak-anak ini adalah pintu surga dan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir untuk Bapak dan Ibu sekalian,” tuturnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan