Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin menekankan pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular yang menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia, seperti stroke, penyakit jantung, kanker, dan gagal ginjal.
Menurutnya, berbagai penyakit mematikan tersebut sebenarnya bisa dicegah apabila masyarakat rutin melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
“Penyakit seperti stroke, jantung, dan ginjal sebenarnya dapat dicegah apabila masyarakat rutin melakukan pemeriksaan kesehatan. Karena itu, program Cek Kesehatan Gratis dari Presiden Prabowo harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujar Budi dalam keterangan tertulis, Selasa (30/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Budi mengingatkan masyarakat untuk memantau empat indikator kesehatan utama: tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan obesitas.
Ia merinci bahwa tekanan darah ideal harus dijaga di bawah 120/80 mmHg, kadar gula darah tidak melebihi 200 mg/dL, serta kolesterol tetap berada di bawah 200 mg/dL. Selain itu, masyarakat diimbau menjaga berat badan ideal melalui pola hidup sehat dan aktivitas fisik rutin.
“Kalau hasil pemeriksaan menunjukkan angka di atas normal, jangan dianggap enteng meskipun merasa sehat. Segera datang ke puskesmas atau fasilitas kesehatan yang sudah dibangun oleh Polri untuk mendapatkan penanganan,” tegasnya.
Selain pengecekan medis, Menkes juga menyoroti masalah obesitas yang kerap menjadi pemicu berbagai penyakit kronis. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat, termasuk elemen buruh, untuk aktif bergerak dan menjaga kondisi fisik dengan berolahraga.
“Kadang-kadang kita lihat, ‘Pak, saya seneng makan’. Nggak apa-apa, tapi harus lari. Lari 5 kilo, 10 kilo. Saya ikut lari maraton. Jadi, walaupun makan masuknya banyak, keluarnya juga masih banyak,” pungkasnya.





