Dosen HI Universitas Airlangga Sarah Anabarja menilai depresiasi rupiah memicu gelombang belanja lintas batas yang jadi penyelamat organik ekonomi akar rumput. Namun ia kritik sikap pemerintah yang masih reaktif.
Melemahnya nilai tukar rupiah melahirkan fenomena menarik di perbatasan: gelombang wisatawan Malaysia yang berbondong-bondong berbelanja dan berlibur ke Batam, Medan, hingga Bali. Dosen Hubungan Internasional Universitas Airlangga, Sarah Anabarja, menyebut ini sebagai contoh nyata ketimpangan daya ekonomi yang dipicu faktor kedekatan geografis dan budaya.
“Ketika satu saluran melemah, misalnya investasi formal, saluran lain seperti konsumsi informal justru menguat sebagai mekanisme penyeimbang alami. Ini adalah karakteristik sistem yang tangguh secara struktural,” ungkap Sarah, Jumat (19/6/2026).
Hubungan Indonesia dan Malaysia sudah lama terikat jaringan informal yang kuat, mulai dari pariwisata, perdagangan lokal, hingga ikatan keluarga di wilayah perbatasan. Turunnya nilai rupiah menjadi pemantik yang mengaktifkan kembali kedekatan itu. Fenomena ini dalam studi HI dikenal sebagai saling ketergantungan yang kompleks.
Uang Langsung ke Kantong Pedagang
Serbuan belanja dari warga jiran menjadi penyelamat organik bagi ekonomi akar rumput. Berbeda dengan bantuan dana pemerintah yang kerap mandek di lapisan atas, uang yang dibelanjakan turis Malaysia langsung masuk ke kantong pedagang pasar, perhotelan, usaha mikro kecil menengah kuliner, hingga pengemudi ojek.
Dalam skala regional, perbedaan kurs ini justru mempercepat integrasi pasar informal di Asia Tenggara, bahkan sebelum aturan resmi ASEAN selesai dikerjakan.
Meski potensinya menggiurkan, Sarah mengkritik sikap pemerintah Indonesia yang dinilai masih pasif dan baru bergerak jika ada kejadian. Ego sektoral membuat kementerian terkait masih berjalan sendiri-sendiri.
“Jika pemerintah tidak segera bergerak dari mode reaktif menuju strategi proaktif, fenomena ini hanya akan menjadi berkah musiman yang menguap tanpa meninggalkan jejak struktural,” tegasnya.





