Hi-VITS, sebuah sistem mitigasi pintar yang mampu mendeteksi potensi kebakaran listrik lebih dini melalui pemantauan kondisi jaringan secara real time
Risiko kebakaran akibat gangguan instalasi listrik masih menjadi salah satu ancaman terbesar pada bangunan hunian maupun industri. Menjawab tantangan tersebut, tim mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil mengembangkan karya inovatif bernama Hi-VITS, sebuah sistem mitigasi pintar yang mampu mendeteksi potensi kebakaran listrik lebih dini melalui pemantauan kondisi jaringan secara real time.
Hi-VITS dirancang sebagai teknologi pelengkap sistem pengaman listrik konvensional berupa Miniature Circuit Breaker (MCB). Berbeda dari pengaman standar yang umumnya hanya merespons arus berlebih atau korsleting, sistem ini mampu mendeteksi arc condition atau gangguan busur listrik yang sering kali menjadi pemicu kebakaran namun sulit teridentifikasi oleh perangkat konvensional.
Salah satu anggota tim Hi-VITS Ananda Aullia Nayaka menjelaskan bahwa sistem yang dikembangkan timnya ini mengutamakan mekanisme peringatan dini sebelum melakukan pemutusan listrik otomatis. Dengan demikian, pengguna dapat melakukan pengecekan maupun tindakan pencegahan terlebih dahulu,
“Sistem kami tidak langsung memutus aliran listrik, tetapi memberi peringatan terlebih dahulu kepada pengguna,” terang mahasiswi yang akrab disapa Nanda tersebut, dikutip Ahad (7/6/2026).
Menurut mahasiswa Departemen Sistem Informasi Program Studi Inovasi Digital ITS ini, mekanisme tersebut memungkinkan pengguna tetap menjaga keberlangsungan aktivitas tanpa harus mengalami pemadaman listrik mendadak. Langkah ini sekaligus membantu mengurangi potensi kerugian ekonomi yang dapat timbul akibat terganggunya operasional bangunan.
“Pemutusan listrik otomatis baru dilakukan ketika kondisi sudah berada pada tahap yang berbahaya,” ujarnya.
Pengembangan Hi-VITS
Tidak hanya mengedepankan aspek keselamatan, pengembangan Hi-VITS juga mempertimbangkan kebutuhan pengguna dari sisi operasional dan kemudahan implementasi. Oleh karena itu, tim berupaya menghadirkan teknologi yang mampu memberikan perlindungan lebih baik tanpa mengganggu aktivitas sehari-hari pada bangunan hunian maupun industri.





