TikTok Tiga Jam Terasa Sebentar, Buku Tiga Halaman Terasa Lama

Hari Buku Nasional, Digital Detox, Membaca Buku, Buku Fisik Hari Buku Nasional, mari istirahatkan otak dari candu media sosial dengan membaca. - ILUSTRASI AI GENERATE
Indonesia adalah juara dunia screen time — rata-rata 7 jam 22 menit per hari di depan layar. Namun dari 1.000 orang Indonesia, hanya satu yang rajin membaca. Di Hari Buku Nasional, paradoks itu tidak bisa lagi diabaikan.

Ada sesuatu yang perlu kita akui dengan jujur: tiga jam menggulir TikTok terasa seperti tiga puluh menit, sementara tiga halaman buku terasa seperti ujian ketahanan mental.

Ini bukan soal malas. Ini soal bagaimana otak kita telah direkayasa ulang.

Data We Are Social dan Meltwater dalam laporan Digital 2025 Global Overview Report mencatat fakta yang sulit dibantah: rata-rata masyarakat Indonesia menghabiskan 7 jam 22 menit per hari menggunakan internet. Angka itu menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan screen time tertinggi di dunia — posisi yang sudah dipertahankan selama bertahun-tahun berturut-turut.

Bacaan Lainnya

Di sisi lain, UNESCO mencatat indeks minat baca masyarakat Indonesia hanya 0,001 persen. Artinya, dari 1.000 orang Indonesia, hanya satu yang benar-benar rajin membaca.

Dua angka itu tidak berdiri sendiri. Mereka membentuk sebuah potret.

Otak yang Direkayasa untuk Tidak Fokus

Video pendek, notifikasi, konten racikan algoritma — semuanya dirancang dengan satu tujuan: membuat kita tidak berhenti.

Psikiater dr. Jiemi Adrian menilai membaca dapat membantu menjaga proses berpikir tetap sehat di tengah derasnya arus informasi digital. Membaca, menurutnya, memberi ruang untuk memahami informasi secara lebih tenang dan mendalam.

Ini bukan metafora. Ini neurologis.

Penelitian dari University of Sussex menemukan bahwa membaca selama enam menit saja mampu menurunkan tingkat stres hingga 68 persen — lebih efektif dari mendengarkan musik atau berjalan kaki.

Studi lain, yang dikutip dari Journal of College Teaching and Learning, membuktikan bahwa 30 menit membaca setiap hari mampu menurunkan tekanan darah, detak jantung, dan tekanan psikologis — setara efektivitasnya dengan yoga.

Dan dari studi National Library of Medicine yang mengikuti 3.635 partisipan selama 12 tahun: mereka yang membaca buku setiap hari rata-rata hidup dua tahun lebih lama dibanding yang tidak membaca sama sekali.

Pos terkait