Eri Cahyadi Tertibkan Polisi Cepek di Surabaya, Janjikan Pekerjaan Layak

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. - Istimewa
Supeltas bakal didata, lalu dialihkan ke program padat karya Pemkot Surabaya.

__________

Pemerintah Kota Surabaya segera menertibkan keberadaan sukarelawan pengatur lalu lintas (supeltas) atau polisi cepek. Langkah ini diambil untuk menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas sekaligus memberi solusi pekerjaan yang lebih layak bagi warga yang selama ini bergantung pada aktivitas tersebut.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, penertiban supeltas menjadi bagian dari agenda besar penertiban parkir liar. “Dishub sudah mulai memetakan titik-titik supeltas. Saya juga merasakan, waktu mau putar balik malah tambah macet,” ujar Eri, Kamis, 29 Agustus 2025.

Bacaan Lainnya

Ia memerintahkan Plt Kepala Dishub Surabaya, Trio Wahyu Bowo, untuk segera memanggil seluruh supeltas. Mereka akan didata lalu diarahkan ke program padat karya Pemkot. “Kalau itu orang Surabaya, kasih pekerjaan yang layak. Kita tarik ke program padat karya. Sosialisasi sudah mulai berjalan,” katanya.

Eri mengaku prihatin dengan kondisi warganya yang menggantungkan hidup sebagai supeltas. Selain rawan menimbulkan kemacetan dan gesekan di jalan, pendapatan yang diperoleh juga tidak layak. “Kadang saya miris. Hidupnya bagaimana? Pendapatannya berapa? Disamping itu, juga mengganggu orang lain, kadang ada yang minta uang, orang tidak terima, lalu tambah macet,” tutur Eri.

Pemkot kini fokus melakukan sosialisasi sekaligus mengajak masyarakat berperan aktif melaporkan keberadaan supeltas dan parkir liar. “Fenomena ini masih jadi konsentrasi utama Pemkot. Kami ingin Surabaya lebih tertata,” tegas Eri.***

Pos terkait