Beberapa penelitian menemukan jika merendam kaki dengan air es dalam waktu singkat ternyata bagus untuk kesehatan dan penyembuhan beberapa masalah otot.
Merendam kaki di air es antara 10 hingga 15 menit memungkinkan dingin meresap ke dalam jaringan, sehingga ampuh mengurangi peradangan, nyeri otot, dan rasa gatal tanpa menimbulkan efek samping apa pun.
Sebagaimana dilansir laman Plungejunkies.com, beberapa penelitian menemukan setidaknya 7 manfaat dari merendam kaki dengan air es.
1. Solusi Nyeri Otot
Salah satu penelitian menyimpulkan jika terapi air dingin lebih efektif daripada panas untuk mengurangi rasa sakit dan nyeri pada otot. Paling bagus terapi ini diterapkan segera setelah latihan, atau paling lambat 24 jam setelahnya.
2. Usir Nyeri Kaki
Para peneliti percaya bahwa perendaman dalam air dingin dapat membantu mengelola nyeri. Air dingin disebut bisa memperlambat kecepatan konduksi saraf dan menciptakan fenomena yang mengubah persepsi otak terhadap rasa nyeri.
3. Redakan Pembengkakan dan Peradangan
Merendam kaki dalam air dingin juga disebut sangat berguna untuk mengatasi peradangan akut pada kaki. Juga mengurangi kemungkinan pembengkakan dan kerusakan jaringan.
4. Solusi bagi Penderita Asam Urat
Hasil penelitian menyebut jika terapi rendaman air dingin terbukti efektif sebagai penolong untuk penderita asam urat.
Sebuah studi air dingin untuk pengobatan artritis gout menemukan manfaat signifikan bagi sekelompok peserta yang mengikuti terapi jenis ini.
Peserta menjalani perendaman air dingin selama 20 menit setiap hari, selama empat pekan, pada suhu 20 derjat celcius. Hasilnya, nyeri akibat gout berkurang setelah minggu kedua.
5. Tendinitis Achilles
Tendinitis Achilles adalah peradangan pada tendon achilles yang menghubungkan otot betis dengan tulang tumit.
Untuk mengatasi masalah ini, peneliti menyarankan untuk merendam tendon Achilles hingga 20 menit. Bisa dilakukan dua atau tiga kali sehari.
6. Meredakan Nyeri Plantar Fasciitis
Plantar fasciitis disebabkan oleh peradangan pada plantar fascia, yaitu jaringan ikat yang menghubungkan tulang tumit dengan jari-jari kaki. Kondisi ini menyebabkan nyeri dan kaku di bagian bawah tumit, kadang di bagian bawah kaki.
Sebuah studi menerapkan terapi dingin untuk masalah ini, yang dilakukan pada malam hari. Hasilnya, terjadi pengurangan ketebalan plantar fascia sebesar 13 persen, penurunan nyeri 44 persen, dan peningkatan toleransi nyeri sebesar 86 persen.





