5 Teroris Tembaki Konser Rock di Moskow, 60 Orang Tewas, 100 Orang Terluka

Orang-orang bersenjata dengan pakaian tempur melepaskan tembakan dan meledakkan bahan peledak di Balai Kota Crocus, Moskow, menewaskan sedikitnya 60 orang dan melukai 145 orang lainnya dalam sebuah serangan yang diklaim dilakukan oleh kelompok ISIL (ISIS).Foto:TASS/ Rusian News Agency

Sebelumnya, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan bahwa apa yang terjadi adalah “serangan teroris berdarah”. Para penyelidik dari Komite Investigasi Rusia, yang menangani kejahatan-kejahatan besar, mengatakan bahwa mereka telah “membuka penyelidikan kriminal di bawah pasal 205 KUHP [tindakan teroris]”. Ada kecaman atas serangan itu dari seluruh dunia.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengutuk dengan keras serangan teroris tersebut, sementara Dewan Keamanan PBB mengutuk apa yang disebutnya sebagai “serangan teroris yang keji dan pengecut.” “Prancis menyatakan solidaritasnya dengan para korban dan keluarga korban,” kata Presiden Prancis Emmanuel Macron sembari mengutuk keras serangan teroris yang diklaim oleh ISIS.

Kremlin tidak segera menyalahkan siapa pun atas serangan itu, tetapi beberapa anggota parlemen Rusia dengan cepat menuduh Ukraina. Mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev menulis di aplikasi Telegram bahwa jika mereka yang bertanggung jawab atas serangan itu ternyata orang Ukraina, “mereka semua harus ditemukan dan dihancurkan dengan kejam sebagai teroris”.

Bacaan Lainnya

Pos terkait