5 Teroris Tembaki Konser Rock di Moskow, 60 Orang Tewas, 100 Orang Terluka

Orang-orang bersenjata dengan pakaian tempur melepaskan tembakan dan meledakkan bahan peledak di Balai Kota Crocus, Moskow, menewaskan sedikitnya 60 orang dan melukai 145 orang lainnya dalam sebuah serangan yang diklaim dilakukan oleh kelompok ISIL (ISIS).Foto:TASS/ Rusian News Agency

Aksi Terorisme

Kantor kejaksaan mengatakan bahwa beberapa orang dengan pakaian tempur telah memasuki gedung konser, yang berjarak sekitar 20 km (12 mil) dari Kremlin. Kelompok bersenjata ini menembaki orang-orang yang ada di dalamnya.

Tembakan berulang kali terdengar dalam video yang diposting oleh media Rusia dan saluran Telegram. Salah satunya menunjukkan dua pria dengan senapan bergerak melalui tempat tersebut. Video lainnya menunjukkan seorang pria di dalam auditorium yang mengatakan bahwa para penyerang telah membakarnya, sementara suara tembakan berulang kali terdengar di latar belakang.

Bacaan Lainnya

Video lainnya menunjukkan empat penyerang, bersenjatakan senapan serbu dan mengenakan topi, menembaki orang-orang yang berteriak dari jarak dekat. Petugas keamanan di gedung konser tidak bersenjata, dan media Rusia mengatakan bahwa beberapa orang mungkin telah terbunuh pada awal serangan.

ISIL, dalam sebuah pernyataan yang diposting oleh kantor berita Amaq, mengklaim bahwa para pejuangnya telah menyerang di pinggiran Moskow, “membunuh dan melukai ratusan orang dan menyebabkan kehancuran besar di tempat itu sebelum mereka mundur ke markas mereka dengan aman”.

Rusia telah melaporkan beberapa insiden yang melibatkan ISIL bulan ini. Aparat  menewaskan enam orang yang diduga anggota kelompok ISIL, dalam sebuah baku tembak di Ingushetia di wilayah Kaukasus yang bergejolak.

Kemudian Dinas Keamanan Federal (FSB) melaporkan pada 7 Maret, bahwa mereka menggagalkan sebuah serangan yang dilakukan oleh ISIS di Provinsi Khorasan (ISKP), organisasi afiliasi ISIS di Afganistan, di sebuah sinagoge di Moskow.

Amerika Serikat juga telah memperingatkan akan adanya ancaman serangan ISIS. Beberapa jam setelah pengumuman FSB, kedutaan besar AS di Moskow mengeluarkan peringatan bahwa “para ekstremis” memiliki rencana untuk melakukan serangan di Moskow.

Pada Jumat (22/3/2024) malam, seorang pejabat AS mengatakan bahwa Washington memiliki informasi intelijen yang mengonfirmasi klaim tanggung jawab ISIL atas serangan di Balai Kota Crocus.

Pos terkait