Belajar dari Kasus Chat Mesra Pramugari-Pilot yang Viral, Ini Dampak Perselingkuhan Terhadap Mental dan Fisik Istri

Perselingkuhan dapat mengganggu kesehatan fisik dan mental istri. Foto:Canva

HN , selalu menceritakan kepada teman atau keluarga tentang perselingkuhan suaminya. Bagaimana HN mengungkapkan rasa kecewa dan sakit hati melihat perselingkuhan suaminya secara terang-terangan.

HN sempat mencegah tingkah laku suaminya ini berulang-ulang kali karena mengingat anak-anak mereka yang sudah beranjak dewasa, tetapi suaminya sering membentak bahkan kadang memukul HN di depan anak-anak. Hal ini membuat HN sangat kecewa, dan sakit hati, bahkan HN berniat akan meninggalkan keluarganya karena tidak sanggup menahan beban batin yang didapat dari perselingkuhan itu.

Suami HN adalah pegawai swasta yang sudah beberapa tahun ini upah dari hasil kerjanya tidak lagi diberikan kepada HN. Akibatnya HN berusaha menutupi kebutuhan keluarganya dengan bekerja apa saja yang diberikan orang kepada HN , kadang pula HN harus berhutang hanya untuk memenuhi kebutuhan anak-anaknya yang semuanya sudah kuliah.

Bacaan Lainnya

Demikian pula dengan wanita yang bernama UL, selalu menceritakan hal-ihwal suaminya. Sering kali UL mendapatkan ancaman dari wanita selingkuhan suaminya, bahkan terkadang suaminya tidak pulang kerumah hanya untuk menemani selingkuhannya itu. Suami dari wanita ini juga seorang PNS, gaji maupun upah dari suaminya kadang tidak diberikan pada UL. Sehingga unutk memenuhi kebutuhan keluarga dan 4 orang anaknya selain bekerja sebagai pegawai Non PNS UL juga berjualan kue yang dipesan kerabat dan sanak family.

Begitu Pula dengan MRL, mengalami nasib yang sama dengan kedua wanita di atas. MRL selalu menyampaikan keluahan kepada teman bahkan keluarganya perihal suaminya. Rasa sakit hati dan kecewa sering dilampiaskan dengan bmenenagkan pikirannya di bar ataupun diskotek. Rumah tangga MRL saat dilakukan penelitian di ambang perceraian karena MRL dan suaminya sudah bersepakat untuk bercerai.

Secara umum perselingkuhan menimbulkan masalah yang amat serius dalam perkawinan. Tidak sedikit yang kemudian berakhir dengan perceraian karena istri merasa tidak sanggup lagi bertahan setelah mengetahui bahwa cinta mereka dikhianati dan suami telah berbagi keintiman dengan wanita lain.

Pada perkawinan lain, perceraian justru karena suami memutuskan untuk meninggalkan perkawinan yang dirasakannya sudah tidak lagi membahagiakan. Bagi para suami tersebut perselingkuhan adalah puncak dari ketidakpuasan mereka selama ini (Subotnik & Harris.2005).

Bagi pasangan yang memutuskan untuk tetap mempertahankan perkawinan, dampak negatif perselingkuhan amat dirasakan oleh istri. Sebagai pihak yang dikhianati, istri merasakan berbagai emosi negatif secara intens dan seringkali juga mengalami depresi dalam jangka waktu yang cukup lama.

Rasa sakit hati yang amat mendalam membuat mereka menjadi orang- orang yang amat pemarah, tidak memiliki semangat hidup, merasa tidak percaya diri, terutama pada masa- masa awal setelah perselingkuhan terbuka.

Mereka mengalami konflik antara tetap bertahan dalam perkawinan karena masih mencintai suami dan anak- anak dengan ingin segera bercerai karena perbuatan suami telah melanggar prinsip utama perkawinan mereka (Snyder, Baucom, & Gordon, 2008; Hargrave,2008 Dampak yang ditinggalkan karena perselingkuhan ini akan memengaruhi seluruh aspek dalam kehidupan perempuan sebagai seorang istri.

Pos terkait