Papua dan Tekanan Aktivisme Global
Dalam bagian lain, Zulhas menyinggung dinamika sosial Papua. Ia menyebut sentimen tentang eksploitasi alam di Papua sering diperkuat kampanye aktivis luar negeri. Pemerintah, menurutnya, ingin memastikan pembangunan berjalan merata melalui penataan ruang yang tepat agar fasilitas publik dapat dibangun secara adil.
Zulhas menutup perbincangan dengan menekankan bahwa isu lingkungan tidak bisa dibebankan pada satu kebijakan atau satu orang saja. Ia menyebut kerusakan ekologis merupakan akumulasi dari kebutuhan nasional, tekanan global, hingga lemahnya penegakan hukum di tingkat tapak.***





