Tak lama setelah unggahan tersebut, Abil mengaku menerima ribuan percobaan serangan siber ke akun media sosialnya, meski motifnya masih diselidiki.
Hingga kini, Kemkomdigi belum merinci jumlah pelamar yang terdampak maupun langkah mitigasi teknis atas berkas yang sempat dapat diakses publik. Peristiwa ini dinilai menjadi ujian bagi tata kelola keamanan data negara, terutama di tengah dorongan penguatan identitas digital dan infrastruktur data nasional. ***





