Vietnam Unggul Tipis atas Thailand di Leg Pertama Final Piala AFF 2024

Xuan Son (nomor punggung 12) tampil gemilang dengan mencetak dua gol saat Vietnam menjamu Thailand pada final Piala AFF 2024 di Viet Tri, Kamis (2/1/2025). Foto:aseanutdfc
Vietnam berhasil mengamankan kemenangan tipis 2-1 atas Thailand pada leg pertama final Piala AFF 2024/ Piala ASEAN Mitsubishi Electric 2024, Kamis (2/1/2025) malam. Bermain di Stadion Viet Tri, kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Vietnam sebelum bertandang ke Bangkok pada leg kedua.

Nguyen Xuan Son menjadi bintang kemenangan Gold Star Warriors dengan mencetak dua gol di babak kedua. Sundulannya pada menit ke-59 membuka keunggulan tuan rumah, sebelum gol solo brilian pada menit ke-73 menggandakan keunggulan Vietnam.

Thailand sempat memperkecil ketertinggalan melalui sundulan Chalermsak Aukee pada menit ke-82. Gol ini menjadi harapan tersendiri bagi War Elephants yang akan menjamu Vietnam di leg kedua, Minggu (5/1).

Xuan Son Gemilang

Dalam catatan laman aseanutdfc, Xuan Son tampil sebagai pembeda di laga ini. Penyerang berusia 24 tahun itu membuktikan kualitasnya sebagai top skor turnamen dengan aksi memukaunya. Gol pertamanya lahir dari kerja sama apik. Umpan silang Nguyen Quang Hai diteruskan sundulan Vu Van Thanh, dan disempurnakan oleh Xuan Son dari jarak dekat.

Bacaan Lainnya

Tak berhenti di situ, gol keduanya tercipta melalui aksi individu. Memanfaatkan kelengahan Chalermsak di lini tengah, Xuan Son mencuri bola, berlari menuju kotak penalti, dan melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihalau kiper Thailand.

“Gol ini hasil kerja keras tim. Kami akan memberikan yang terbaik di leg kedua,” ujar Xuan Son selepas pertandingan.

Dominasi Thailand, Efektivitas Vietnam

Meski kalah dalam penguasaan bola, Vietnam menunjukkan efektivitas luar biasa. Statistik mencatat Thailand menguasai bola hingga 68 persen, namun Vietnam lebih produktif dengan sembilan tembakan tepat sasaran, tiga kali lebih banyak dibandingkan Thailand.

Thailand sebenarnya tampil dominan sejak awal. Pada babak pertama, Suphanan Bureerat dan Ekanit Panya sempat memaksa kiper Vietnam, Nguyen Dinh Trieu, melakukan penyelamatan penting. Namun, serangan mereka kerap gagal menembus rapatnya lini belakang Vietnam.

“Kami bermain baik, tapi kehilangan konsentrasi di momen penting. Leg kedua akan berbeda,” ujar pelatih Thailand, Mano Polking.

Modal Berharga ke Bangkok

Meski menang, Vietnam tetap harus waspada di leg kedua. Thailand memiliki sejarah mampu membalikkan keadaan, seperti yang mereka tunjukkan saat menghadapi Filipina di semifinal.

Pos terkait