Timnas Indonesia vs Laos: Garuda Siap Jaga Tren Positif di Stadion Manahan Solo

Timnas Indonesia
Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong bersama Marselino Ferdinan saat jumpa pers, Rabu (11/12). Foto:aseanutdfc
Timnas Indonesia bertekad mengamankan kemenangan kedua di ASEAN Mitsubishi Electric Cup™ 2024 saat menghadapi Laos di Stadion Manahan, Solo, Kamis (12/12/2024) pukul 20.00 WIB.

Setelah berhasil mengantongi tiga poin di laga perdana dengan kemenangan tipis 1-0 atas Myanmar di Yangon, skuad asuhan Shin Tae-yong kini ingin melanjutkan tren positif. Meski menang, laga melawan Myanmar bukanlah hal mudah. Garuda sempat kesulitan di babak pertama dan nyaris kebobolan ketika tendangan tuan rumah membentur mistar gawang.

Pergantian pemain di babak kedua jadi kunci keberhasilan. Shin Tae-yong memasukkan kapten Asnawi Mangkualam dan Rafael Struick, yang langsung memberi dampak signifikan. Struick tampil agresif, membuat lini belakang Myanmar kewalahan, sementara Asnawi menjadi aktor di balik gol kemenangan. Tendangannya membentur tiang dan memaksa kiper Myanmar, Zin Nyi Nyi Aung, membuat gol bunuh diri di menit ke-75.

Dukungan Suporter Jadi Kunci

Kepulangan Timnas ke Indonesia disambut antusias, terutama oleh para Garuda Fans. Gelandang muda Marselino Ferdinan mengungkapkan betapa semangat dari suporter akan menjadi suntikan energi bagi dirinya dan rekan-rekan.

Bacaan Lainnya

“Main di kandang itu beda banget, kita dapat dorongan dari penonton. Meskipun capek usai perjalanan jauh dari Myanmar, dukungan langsung di Stadion Manahan bikin kami makin terpacu untuk kasih yang terbaik,” ujar Marselino dalam konferensi pers jelang laga.

Pemain 20 tahun itu juga menyoroti regenerasi skuad muda Indonesia sebagai keunggulan utama. “Mayoritas pemain muda punya kelebihan recovery cepat. Yang penting mindset dan mental tetap positif. Kami siap tampil maksimal,” tambahnya.

Meski diunggulkan, Indonesia tidak boleh meremehkan Laos. Tim asuhan Ha Hyeok-jun sempat tampil solid saat melawan Vietnam. Selama 58 menit, Laos berhasil menahan runner-up 2022 itu tanpa gol sebelum akhirnya kalah 1-4.

Pada Piala AFF 2012, Laos bahkan pernah memaksa Indonesia bermain imbang 2-2. Meski begitu, secara statistik, Indonesia jelas lebih unggul. Dari tujuh pertemuan di Piala AFF, Garuda menang enam kali, termasuk kemenangan telak 5-1 di edisi 2020.

Shin Tae-yong: Jangan Kendur!

Shin Tae-yong meminta anak asuhnya tetap fokus meski Laos secara peringkat berada di bawah Indonesia. Pelatih asal Korea Selatan itu menyebut pemain masih lelah usai laga kontra Myanmar, namun ia optimistis skuad muda Garuda bisa tampil maksimal.

Pos terkait