Suhu Saat Puncak Haji 2024 Diprediksi Sampai 50 Derajat, Jamaah Haji Disarankan Lakukan 7 Tips Ini

JEDAH –Pada penyelenggaraan haji tahun 2024 ini, gelombang panas diprediksi bakal menghantui jamaah haji dari Indonesia. Banyak jamaah Indonesia yang berpotensi kesulitan untuk beradaptasi yang bisa menyebabkan sakit. .

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi (KSA) melalui Menteri Haji dan Umrah, Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah, beberapa hari lalu (30/4/2024) saat mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas di Jakarta menyampaikan bahwa suhu di Arab Saudi pada puncak haji bisa mencapai 48 — 50 derajat celcius.

Oleh karena itu, bagi para jamaah calon haji perlu melakukan kesiapan dan persiapan fisik agar prosesi haji bisa ditunaikan dengan lancar dan sukses. Berikut ini beberapa tips yang sekiranya bisa dipraktikkan, dirangkum dari berbagai sumber:

1. Menjaga asupan makanan dan minuman yang cukup

Jamaah terkadang terlalu fokus beribadah sehingga melupakan asupan makan dan minum. Padahal, tubuh memerlukan energi dari makanan dan cairan yang cukup. Minumlah minimal dua liter perhari untuk menghindari dehidrasi sebab suhu wilayah Arab pada siang hari bisa mencapai 48 — 50 derajat Celcius.

Bacaan Lainnya

Jangan lupa selalu membawa botol air minum secara teratur, terutama saat berada di bawah sinar matahari atau saat merasa haus. Jangan tunggu sampai merasa sangat haus sebelum minum. Jaga tubuh agar selalu terhidrasi.

2. Pilihlah waktu beribadah di mana suhu yang dirasakan tidak terlalu panas

Misalnya, lakukanlah Tawaf dan melempar Jumrah pada waktu pagi atau sore hari, di saat suhu udara yang dirasakan lebih dingin daripada siang hari.

3. Menghindari paparan sinar matahari ke tubuh secara langsung

Jika merasa cuaca terlalu panas, gunakan payung atau penutup kepala, serta berusaha untuk Tawaf di area dalam Masjidil Haram yang terlindung dari sinar matahari langsung. Begitu pula pada saat perjalanan untuk melempar Jumrah.

Usahakan untuk selalu berada di tempat yang teduh atau menggunakan payung atau topi yang dapat melindungi kepala dari sinar matahari langsung. Hindari berjemur di bawah sinar matahari terik tanpa perlindungan yang memadai.

Pos terkait