Cabor yang Berpotensi Jadi Lumbung Emas Indonesia pada SEA Games 2023 Kamboja

Untuk atletik, terdapat 47 emas yang diperebutkan. Meski begitu, Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) hanya mematok target lima medali emas.

Sebanyak 27 atlet terbaik diterjunkan PB PASI untuk mewakili Merah Putih di Kamboja. Wajah lama langganan timnas seperti Emilia Nova, Lalu Muhammad Zohri, dan atlet kawakan Maria Londa, Agus Prayogo, Odekta Elvina Naibaho, dan Eki Febri kembali dipercaya.

Selain itu ada pula atlet muda potensial lainnya yang diharapkan bisa membuat kejutan seperti Valentin Vanessa Lonteng, Dina Aulia, Diva Rennata Jayadi, dan lainnya.

Bacaan Lainnya

Pindah ke cabang akuatik yang di dalamnya ada beberapa disiplin yakni loncat indah, polo air, finswimming, dan renang.

Dari yang disebutkan di atas, renang adalah lumbung emas kedua setelah atletik karena memperebutkan 40 keping. Namun Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) tidak berani mencanangkan target muluk. Hanya tiga emas yang menjadi bidikan.

Lalu cabang yang memiliki potensi menjadi lumbung medali emas adalah gulat karena ada 30 keping yang diperebutkan. Indonesia mengirim 14 atlet.

Gulat Indonesia harus bisa membuktikan sekaligus membayar kepercayaan pemerintah dan masyarakat Indonesia karena kembali diberangkatkan ke SEA Games 2023. Sebab, tahun lalu di Vietnam, gulat tidak berkontribusi menyumbang emas. Raihannya hanya dua perak dan satu perunggu.

Cabang-cabang lainnya yang diharapkan bisa membawa pulang medali emas adalah bulu tangkis, bola voli, pencak silat, tinju, taekwondo, judo, tenis, bola basket, kick boxing, e-sports, sepak takraw, dan vovinam yang pada SEA Games 2021 juga berhasil mendulang satu hingga dua emas.

​​​Selain itu ada cabang lainnya yang berpotensi turut andil menyumbang kepingan emas yakni jetski, soft tenis, polo air, dan traditional boat race.

(Farhan)

Pos terkait