AP News melaporkan Kementerian Luar Negeri Rusia menyebut serangan awal Israel–Amerika sebagai “agresi bersenjata yang tidak diprovokasi”.
Sementara itu, sebagaimana dilaporkan The Guardian, pemerintah Inggris menggelar rapat darurat Cobra untuk menilai dampak keamanan regional.
Risiko Eskalasi Terbuka
Beberapa Analis keamanan menyebut serangan langsung Iran ke instalasi militer AS di luar wilayahnya sebagai momen paling berbahaya sejak krisis Teluk 2019–2020.
Jika korban militer meningkat atau salah satu pihak memperluas target serangan, konflik dapat berkembang menjadi perang kawasan yang lebih luas.
Hingga laporan ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari Pentagon terkait tingkat kerusakan di pangkalan yang disasar.
Ketegangan di Timur Tengah kini tidak lagi terbatas pada operasi proksi. Konfrontasi terbuka telah dimulai, dengan implikasi yang melampaui kawasan.***





