Setelah memperkuat Feyenoord, Beerschot, dan Germinal Ekeren, ia pensiun pada 1996.
Dedikasi untuk Pengembangan Usia Muda
Pasca pensiun, Tahamata tak lepas dari lapangan hijau. Ia menekuni dunia kepelatihan usia muda di beberapa klub ternama, antara lain Standard Liege, Germinal Beerschot, Ajax Amsterdam, hingga Al Ahli Arab Saudi. Ia juga mendirikan Simon Tahamata Soccer Academy sejak 2015 sebagai wujud dedikasi pada pembinaan generasi muda.
Nama Tahamata begitu dihormati di Ajax. Pada 3 Maret lalu, ia mendapat penghormatan khusus di Johan Cruyff Arena jelang laga Ajax vs Utrecht. Spanduk bertuliskan “Oom Simon, Terima Kasih” terpampang di tribune, membuatnya tak kuasa menahan haru.
Simon dijadwalkan tiba di Indonesia pada akhir Mei untuk segera memulai tugas barunya bersama Timnas.
Biodata Singkat
- Nama lengkap: Simon Melkianus Tahamata
- Tempat/Tanggal lahir: Vught, Belanda / 26 Mei 1956
- Tinggi: 1,64 meter
Karier Junior:
- 1967–1971: TSV Theole
- 1971–1976: Ajax Amsterdam
Karier Senior:
- 1976–1980: Ajax Amsterdam
- 1980–1984: Standard Liege
- 1984–1987: Feyenoord
- 1987–1990: Beerschot
- 1990–1996: Germinal Ekeren
Timnas:
- 1979–1986: Belanda (22 caps, 2 gol)
Karier Kepelatihan:
- 1996–2000: Standard Liege (Akademi)
- 2000–2004: Germinal Beerschot (Akademi)
- 2004–2009: Ajax Amsterdam (Akademi)
- 2009–2014: Al Ahli Arab Saudi (Akademi)
- 2014–2024: Ajax Amsterdam (Akademi).***





