Profil Delapan Tim Perempat Final Piala Eropa 2024: Spanyol Lawan Jerman, Final Terlalu Dini!

Lamine Yamal akan menjadi alternatif bagi Spanyol untuk menghadang laju Jerman. Foto:SS@lamineyamal

STUTTGART — Piala Eropa 2024 telah mencapai babak perempat final, dan La Roja, julukan tim nasional Spanyol, siap bertarung melawan Jerman pada 5 Juli pukul 23:00 WIB di Stuttgart. Apabila La Roja bisa melewati hadangan tuan rumah Jerman, maka Alvaro Morata dkk difavoritkan menjadi juara Piala Eropa 2024.

Berikut adalah perjalanan Spanyol sejauh ini dan persiapan mereka untuk pertandingan penting ini.

Jadwal Pertandingan Perempat Final

  • Spanyol vs Jerman (Stuttgart, 5 Juli, pukul 23:00 WIB)
  • Portugal vs Prancis (Hamburg, 6 Juli, pukul 02:00 WIB)
  • Inggris vs Swiss (Düsseldorf, 6 Juli, pukul 23:00 WIB)
  • Belanda vs Turki (Berlin, 7 Juli, pukul 02:00 WIB)

Spanyol: Perjalanan Menuju Perempat Final

Bacaan Lainnya

Silsilah Tim:

  • Terbaik Piala Eropa: Pemenang (1964, 2008, 2012)
  • Piala Eropa 2020: Semi-final, kalah 4-2 melalui adu penalti dari Italia (1-1 aet)

Cerita Sejauh Ini:

La Roja tampil gemilang di Piala Eropa 2024, memenangkan semua pertandingan grup mereka dan mencetak sembilan gol dalam prosesnya. Mereka mengalahkan Kroasia 3-0 di Berlin pada 15 Juni, mengalahkan Italia 1-0 di Gelsenkirchen pada 20 Juni, dan menutup fase grup dengan kemenangan 1-0 atas Albania di Düsseldorf pada 24 Juni. Di babak 16 besar, Spanyol menunjukkan kekuatan mereka dengan kemenangan 4-1 atas Georgia di Cologne pada 30 Juni. Pemain sayap Lamine Yamal mencatat sejarah sebagai pemain termuda di Piala Eropa, sementara penyerang Álvaro Morata kini menjadi pencetak gol ketiga terbanyak di turnamen setelah mencetak gol ketujuhnya.

Pelatih Luis de la Fuente:

Luis de la Fuente, mantan bek sayap yang pernah memenangkan La Liga bersama Athletic Club, telah membawa tim nasional Spanyol ke tingkat yang lebih tinggi. Dia memimpin tim nasional Spanyol untuk meraih kejayaan di level usia, termasuk EURO U-19 pada 2015 dan U-21 pada 2019. De la Fuente berhasil menciptakan atmosfer, mentalitas, dan gaya bermain yang menonjol sejak tiba di Jerman, dan para pemainnya senang bermain di bawah asuhannya.

Pos terkait