Perusahaan Besar Ini Sponsori Israel Serang Palestina dan Perangi Tembakau di Indonesia

Budayawan sekaligus dosen Unika Soegijapranata Semarang, Donny Danardono mengatakan bahwa propaganda antitembakau mulai merasuk ke dalam lingkaran pemerintah Indonesia. Kondisi ini tampak dari terbitnya Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Artinya, pemerintah menganggap bahwa rokok adalah sumber penyakit yang bisa menyebabkan kematian. 

Narasi itu juga merambahkan ke aturan iklan rokok. Dulu, sebelum tahun 2000, iklan rokok identik dengan kejantanan, macho, dan masa depan yang sukses. “Sekarang, karena tidak boleh memperlihatkan produk rokok, tim kreatif iklan jadi ‘sangat cerdas’. Hingga susah dimengerti maksud iklannya itu apa,” terangnya. 

“Dulu rokok itu malah dijual di apotek,” lanjut Donny. “Karena dianggap bisa menyembuhkan penyakit. Salah satu merk kretek pun menjelaskan mengenai kisah Haji Djamhuri yang bisa sembuh dari asma karena kretek. Itu dijelaskan di setiap bungkus merek kretek itu,” paparnya.

Bacaan Lainnya

Calon Presiden Anies Baswedan, ketika menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, pernah mengucapkan terima kasih kepada Bloomberg yang bergabung dalam Kemitraan Kota Sehat. Menurut Anies, berkat dukungan Bloomberg, Jakarta bebas dari iklan rokok billboard. Dia ketika itu juga berencana akan menghapus iklan rokok indoor.

Kampanye itu terus berjalan sampai sekarang. Termasuk, salah satunya, muncul wacana bahwa tembakau hendak dimasukkan dalam kategori narkotika golongan I sebagaimana ganja dalam UU Kesehatan. Namun, upaya itu masih menjadi polemik hingga artikel ini diunggah. 

Jelas sudah bahwa sponsor utama agenda penghancuran industri tembakau Indonesia ini sama dengan sponsor yang mendanai Israel melakukan kejahatan kemanusiaan di Palestina. Sponsor yang hendak menghancurkan potensi pemasukan cukai Indonesia, dan membuat sekitar 6 juta pekerja industri rokok jadi pengangguran itu, sama dengan sponsor pembantai warga sipil Palestina.

Maka, atas nama kemanusiaan: MEROKOKLAH! Demi kelangsungan hidup jutaan petani tembakau, jutaan pekerja industri olahan tembakau, perekonomian Bangsa Indonesia—sekaligus sebagai bentuk perlawanan terhadap Zionis Israel! 

–Foto: Michael Bloomberg–

Pos terkait